Siantar

Siantar
Kamis, 11 Juni 2026, 22:40 WIB
Last Updated 2026-06-12T08:11:29Z
Asal Jakartadi Kos-kosanDitemukan TewasGantung DiriPematangsiantarPriaSianțar

Pria Asal Jakarta Ditemukan Tewas Gantung Diri di Kos-kosan Pematangsiantar

Petugas evakuasi jenazah korban insial BRS (30) dari Kos kosan Jalan Sipirok, Pematangsiantar, Rabu 10 Juni 2026. (Foto/Ari).

PEMATANGSIANTAR - nduma.id


Seorang pria berinisial BRS (30), warga Jagakarsa, Jakarta Selatan, ditemukan meninggal dunia di sebuah kamar kos di Jalan Sipirok, Kelurahan Timbang Galung, Kecamatan Siantar Barat, Kota Pematangsiantar, Rabu 10 Juni 2026 siang.

Kapolsek Siantar Barat IPTU Raja Kaya Haloho SH MH mengatakan, pihaknya menerima laporan adanya seorang pria yang ditemukan meninggal dunia di kamar kos nomor 201.


"Setibanya di lokasi bersama personel Polres Pematangsiantar dan Tim Inafis, kami menemukan seorang laki-laki berinisial BRS dalam kondisi meninggal dunia di kamar mandi kamar kos tersebut," ujar IPTU Raja Kaya Haloho.


Petugas kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Selanjutnya, Tim BPBD Kota Pematangsiantar membantu proses evakuasi jenazah ke Ruang Jenazah RSUD dr Djasamen Saragih untuk keperluan pemeriksaan medis.


Berdasarkan keterangan yang diperoleh polisi, peristiwa itu diketahui sekitar pukul 10.00 WIB saat seorang perempuan berinisial IN yang merupakan teman dekat korban datang ke lokasi kos. Namun, kamar korban dalam keadaan terkunci dan tidak ada respons saat dipanggil.


IN kemudian meminta bantuan penjaga kos, Fazar, untuk memeriksa kondisi korban. Setelah berhasil masuk ke dalam kamar, keduanya menemukan korban sudah tidak bernyawa di dalam kamar mandi.


Penjaga kos dan saksi kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian.


Dari hasil penyelidikan sementara, korban diketahui berasal dari Jakarta dan baru beberapa hari berada di Pematangsiantar. Korban datang menggunakan bus ALS dengan tujuan menemui IN.


Polisi masih melakukan pendalaman terkait peristiwa tersebut. Jenazah korban telah dibawa ke RSUD dr Djasamen Saragih untuk pemeriksaan lebih lanjut sembari menunggu kedatangan pihak keluarga.


"Hasil pemeriksaan di lokasi tidak menemukan tanda-tanda kekerasan. Saat ini jenazah sudah berada di rumah sakit untuk penanganan lebih lanjut dan menunggu keluarga korban," kata IPTU Raja Kaya Haloho.


Penulis : Ari

Redaktur : Rudi