![]() |
| Foto bersama usai acara pentas seni. (Foto/Istimewa). |
Dari - nduma.id
Forum Komunikasi Pemangku Hak Ulayat Pakpak Dairi (FKPHUPD) menggelar Festival Pentas Seni dan Musik Daerah dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia.
Kegiatan yang berlangsung di Gedung Djauli Manik, Jalan Sisingamangaraja, Sidikalang ini berlangsung selama 2 hari.
Mulai 5 Juni 2026 sampai dengan 6 Juni 2026, dan dukungan oleh PT Dairi Prima Mineral (DPM).
Ketua Panitia, Aslim Padang, menyatakan dukungan perusahaan ini merupakan bentuk perhatian terhadap lingkungan sosial, nilai budaya, norma masyarakat, serta pelestarian adat istiadat di Kabupaten Dairi.
"Kegiatan ini diadakan sebagai upaya melestarikan seni budaya sekaligus mengembangkan kreativitas generasi muda," ujarnya kepada wartawan. Sabtu (6/6/2026).
Sebanyak 40 peserta berusia 15 hingga 25 tahun yang berasal dari berbagai wilayah di Kabupaten Dairi turut ambil bagian dalam lomba yang mengusung kategori seni dan musik kreatif daerah.
Perlombaan meliputi vokal, tari multi etnis daerah, drama musikal, dan instrumen musik, dengan total hadiah senilai Rp12 juta.
Sementara itu, Ketua Umum FKPHUPD, Saut Martua Ujung, menegaskan bahwa lingkungan tidak hanya terbatas pada alam semata, tetapi juga mencakup lingkungan budaya, seni, dan segala aspek yang menjadi hajat hidup manusia.
"Memelihara lingkungan berarti juga menggali kembali potensi budaya daerah, terutama yang ada di wilayah kita," katanya.
Ia menambahkan bahwa hubungan baik telah terjalin lama antara pihak pemangku hak ulayat dengan PT DPM.
Meskipun disadari setiap kegiatan usaha memiliki risiko, kedua belah pihak sepakat bekerja sama meminimalkan dampak yang mungkin timbul.
"PT DPM mendukung kegiatan ini secara moral maupun material. Kami berharap komitmen menjaga lingkungan dan budaya ini dapat terus terjalin," ungkapnya.
Perwakilan manajemen PT Dairi Prima Mineral, Baiq Idayani selaku Deputy Manager External Relations, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut.
Ia menegaskan bahwa dukungan perusahaan terhadap acara ini merupakan wujud nyata komitmen di bidang lingkungan dan budaya yang tidak dapat dipisahkan.
"Kami ingin menumbuhkan budaya peduli lingkungan sejak hal sederhana, seperti tidak membuang sampah sembarangan," katanya.
Selain itu, acara itu di nilai menjadi wadah positif bagi generasi muda untuk menyalurkan bakat, di tengah maraknya penggunaan media sosial.
Lebih lanjut, Baiq menyampaikan komitmen perusahaan untuk terus bekerja sama dengan tokoh masyarakat, elemen warga, dan pemerintah dalam menjaga kelestarian alam serta warisan budaya Pakpak.
Ia juga menyampaikan progres perusahaan yang telah mendapatkan izin AMDAL dan melakukan sosialisasi kepada masyarakat.
Pelaksanaan konstruksi diperkirakan selama dua tahun.
Nantinya akan tersedia kesempatan kerja dan peluang usaha yang terbuka bagi warga sekitar.
Karena itu Baiq memohon doa restu agar kegiatan berjalan lancar dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
"Rencananya, pekerjaan konstruksi akan dimulai dalam waktu dekat tahun ini jika mendapat dukungan semua pihak," tandasnya.
Penulis : Rudi
Redaktur : Son
