Siantar

Siantar
Minggu, 27 September 2026, 14:10 WIB
Last Updated 2026-09-27T10:53:57Z
DekranasdaDorong PerajinHadiri Kriyanusa 2026Naik KelasPematangsiantarSiantar

Dekranasda Pematangsiantar Hadiri Kriyanusa 2026, Dorong Perajin Naik Kelas

Foto bersama saat Liswati menghadiri Pameran Kerajinan Nusantara bertajuk Kriyanusa Tahun 2026. (Foto/Diskominfo)

PEMATANGSIANTAR - Nduma.id


Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Pematangsiantar Ny Liswati menghadiri Pameran Kerajinan Nusantara (Kriyanusa) 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC), Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Sabtu (26/9/2026).


Kriyanusa 2026 mengusung tema “Cipta Kriya Berkelanjutan, Perajin Mendunia” dan dibuka Ketua Umum Dekranas Ny Selvi Gibran Rakabuming Raka.


Pameran tersebut melibatkan 257 peserta dengan 410 booth yang berasal dari Dekranasda, kementerian/lembaga, yayasan, hingga pelaku kuliner. Beragam produk ditampilkan, mulai dari kerajinan tangan, wastra, hingga produk UMK binaan dan karya perajin dari berbagai daerah di Indonesia.


Pada penyelenggaraan tahun ini, Provinsi Sumatera Selatan ditetapkan sebagai ikon Kriyanusa 2026.


Dalam sambutannya, Selvi Gibran Rakabuming Raka menegaskan bahwa pameran kriya tidak sekadar menjadi ruang untuk memamerkan karya, tetapi juga harus memberikan dampak nyata bagi para perajin.


Ia menekankan pentingnya inovasi, kreativitas, dan transformasi dalam pengembangan produk kriya. Menurutnya, budaya merupakan akar identitas bangsa, namun pelestarian budaya perlu berjalan beriringan dengan inovasi agar produk kriya Indonesia mampu mengikuti perkembangan global.


Selvi juga mengajak masyarakat untuk terus mencintai dan mendukung produk lokal serta produk buatan Indonesia. Dukungan tersebut dinilai tidak hanya menjadi bentuk apresiasi terhadap karya anak bangsa, tetapi juga dapat ikut menggerakkan perekonomian keluarga dan daerah.


“Harapannya, para perajin kita tidak hanya terampil berkarya, tetapi juga memiliki daya saing dan semakin sejahtera,” pesan Selvi.


Sementara itu, Ketua Dekranasda Kota Pematangsiantar Ny Liswati mengatakan kehadirannya di Kriyanusa 2026 menjadi kesempatan untuk melihat perkembangan produk kriya dari berbagai daerah sekaligus memperluas jejaring dengan para perajin dan pelaku UMKM.


Menurut Liswati, semangat “Cipta Kriya Berkelanjutan, Perajin Mendunia” sejalan dengan upaya Dekranasda Kota Pematangsiantar mendorong para perajin meningkatkan kualitas, kreativitas, inovasi, kemasan, serta pemasaran produk.


“Perajin kita harus terus didorong untuk naik kelas. Bukan hanya dari sisi kualitas karya, tetapi juga dalam pengembangan usaha dan pemasaran. Kita ingin produk kerajinan daerah semakin dikenal dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat,” ujarnya.


Liswati menambahkan, Kriyanusa 2026 menjadi momentum bagi Dekranasda Kota Pematangsiantar untuk belajar, bertukar pengalaman, sekaligus melihat berbagai inovasi yang dapat diterapkan dalam pengembangan sektor kriya di daerah.


Ia berharap semakin banyak karya perajin Kota Pematangsiantar yang mampu dikenal lebih luas, membuka peluang pasar baru, serta turut meningkatkan kesejahteraan masyarakat.


Dalam kesempatan tersebut, Liswati juga berkeliling mengunjungi sejumlah booth yang menampilkan produk kriya dari berbagai daerah, termasuk booth Dekranasda Kota Pematangsiantar.


Ketua Dekranasda Provinsi Sumatera Utara Ny Kahiyang Ayu Bobby Nasution turut singgah di booth Dekranasda Kota Pematangsiantar.


Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua Harian Dekranas Ny Tri Suswati Tito Karnavian, jajaran Dekranas Pusat, Dekranasda provinsi, serta Dekranasda kabupaten/kota se-Indonesia. 


Penulis: Ari

Redaktur: Rudi