DPM

DPM

Polres

Polres

Balon Golkar

Balon Golkar
Redaksi
Senin, 01 Maret 2021, 14:31 WIB
Last Updated 2021-12-21T16:06:38Z
Kesehatan

Suka Makan Gorengan? Ini Banyaknya Kalori yang Masuk

Ilustrasi gorengan



Masyarakat terutama di Indonesia sangat akrab dengan makanan yang satu ini, yaitu gorengan. Gorengan memiliki kalori berbeda-beda, tergantung bahan dan porsi setiap penyajiannya. Baik berupa cemilan ataupun makanan berat, makanan yang digoreng pasti memiliki cita rasa yang nikmat. Apalagi disandingkan dengan saus sambal.



Tahu isi, tempe, bakwan, bola ubi, jamur krispi, french fries bahkan donat semuanya diolah dengan cara digoreng. Dilansir dari fatsecret, berikut perincian kalori dan komposisi gizi kalori dari satu buah gorengan secara umum:


Tempe Goreng


  • Satu iris tempe goreng mengandung 34 kalori. Rincian kalori tempe goreng:
  • Lemak: 58 persen
  • Karbohidrat: 20 persen
  • Protein: 22 persen



Tahu Isi Goreng


  • Satu buah tahu isi goreng mengandung 134 kalori. Rincian kalori tahu isi goreng:
  • Lemak: 44 persen
  • Karbohidrat: 26 persen
  • Protein: 30 persen



Bakwan Goreng


  • Satu buah bakwan goreng mengandung 137 kalori. Rincian kalori bakwan goreng:
  • Lemak: 75 persen
  • Karbohidrat: 19 persen
  • Protein: 6 persen



Perlu di ketahui jumlah kalori harian rata-rata orang dewasa adalah 2000-2500 kalori. Makan gorengan 3 biji sudah memenuhi 1/4 kebutuhan kalori anda.



Saat mengemil di sela-sela kesibukan atau sedang bersantai sambil menonton televisi, pasti anda akan memakan gorengan setidaknya 2 potong atau bahkan lebih.  Bayangkan berapa jumlah lemak jenuh dan kolesterol yang akan mengendap di tubuh anda? Kebanyakan orang mempuyai kebiasaan makan 3 kali sehari, itu berarti 14,031 gram dikalikan 3, hasilnya adalah 42,093 gram lemak jenuh dari makanan yang kita konsumsi.



Padahal untuk asupan harian hidup sehat, jumlah lemak jenuh yang dibutuhkan tubuh hanya kurang dari 20 gram. Yuk terapkan hidup sehat dengan mengkonsumsi makanan yang rendah lemak, upaya untuk mengurangi resiko dari berbagai penyakit.