DPM

DPM

Polres

Polres

Balon Golkar

Balon Golkar
Sabtu, 04 Juni 2022, 22:02 WIB
Last Updated 2022-06-04T15:02:49Z
Dairi

Bupati Dairi Turun, Pantau Macet Jalur Sumbul – Tanjung Beringin

Macet di Jalur Sumbul - Tanjung Beringin. (Foto/Kominfo Dairi)

DAIRI, Sumbul– nduma.id

Bupati Dairi Dr Eddy Berutu memerintahkan jajaran Dinas Perhubungan (Dishub) untuk melakukan monitoring arus lalu lintas (lalin) secara periodik di sepanjang jalan Sidikalang-Medan tepatnya di wilayah Sumbul hingga Tanjung Beringin.

Jalur ini rentan macet karena badan jalan sedang dalam pengerjaan perbaikan.

“Supaya dishub bisa monitoring terus,” kata Bupati, Sabtu subuh (04/06/2022).

Bupati juga meminta pada pihak yang menangani pekerjaan jalan tersebut untuk tetap berkoordinasi dengan Dishub Dairi, dan Polres Dairi.  

Saptu pagi dini hari itu terjadi kemacetan panjanng di jalur Jalan Nasional tepatnya di Sumbul – Tanjung Beringin Kabupaten Dairi.

“Dapat kami laporkan situasi dan kondisi kejadian macet di Jalan Lintas Medan Sidikalang yaitu ruas jalan Tanjung Beringin Sumbul pada Sabtu dini hari 4 Juni 2022 yang mengakibatkan transportasi dari dan ke Sumbul – Sidikalang macet total selama beberapa jam, namun berkat kesiapsiagaan Satlantas Polres Dairi dan Dinas Perhubungan Dairi lalu lintas sudah berangsur normal kembali dengan melakukan pengaturan kendaraan dan metode buka tutup (contra flow) serta kendaraan angkut berat seperti truk CPO yang bermuatan tidak diperbolehkan dulu untuk melintas,” ujar Kepala Dinas Perhubungan Dairi Parulian Sihombing, Sabtu (4/6/2022).

Parulian meminta pengguna jalan tetap berhati-hati dan mematuhi aturan lalu lintas.

“Pengguna jalan tetaplah berhati-hati. Pekerjaan proyek jalan Sumbul – Tanjung Beringin untuk sementara menyebabkan penyempitan bahu jalan (Beram), serta ada galian yang mengharuskan pengguna jalan berkendara dengan ekstra berhati-hati, ditambah lagi adanya tumpukan material dibahu jalan berupa batu, pasir dan sertu,” kata Parulian.

Selain itu, kendaraan bertonase besar seperti truk CPO dan truk angkut BBM agar beroperasi pada malam hari saja guna mengurangi penumpukan kendaraan.

“Kendaraan angkut berat seperti truk CPO, truk angkut BBM dan truk angkut lainnya semestinya beroperasi pada malam hari sehingga potensi untuk menimbulkan macet bisa dikendalikan. Untuk mencegah kejadian serupa kedepannya diminta kepada Dinas Perhubungan untuk melakukan pengaturan dan monitoring lalu lintas di beberapa spot ruas jalan yang sedang diperbaiki tersebut. Dan, bila diperlukan lakukan rekayasa lalu lintas apabila pelebaran jalan pada tahap finishing, ” kata Parulian. (Sumber : Kominfo Dairi)