DPM

DPM

Polres

Polres

Balon Golkar

Balon Golkar
Selasa, 05 Juli 2022, 11:45 WIB
Last Updated 2022-07-05T04:45:34Z
Daerah

Putusan Gubernur dan Walikota Medan Tutup Holywings di Apresiasi SMSI Medan

Ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kota Medan Bobby Octavianus Zulkarnain.

MEDAN - nduma.id

Sikap Gubernur Sumatera Utara dan Walikota Medan yang kompak memutuskan Holywings di Medan harus tutup mendapat apresiasi Ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kota Medan Bobby Octavianus Zulkarnain.

"Suatu keputusan bijaksana dari dua pemimpin di daerah ini," kata Bobby, Selasa (5/7/2022).

Putusan itu dinilai Bobby tepat untuk meredam gejolak.

"Ini penerapan aturan yang seharusnya dipatuhi siapapun yang melakukan usaha, terlebih gerai yang menjual minuman keras seperti Holywings," sebut Bobby. 

Menurut Bobby, kontroversi Holywings sudah menimbulkan gejolak dan keresahan di masyarakat, dan itu tidak boleh dibiarkan berlarut. 

Terlebih, seperti didapati di daerah lain, ternyata operasional Holywings menyalahi aturan sebagai gerai yang menjual minuman keras. 

"Di antaranya kami banyak mendapat informasi, soal operasional Holywings yang sering melewati batas waktu. Hal seperti itu tentu yang juga harus diperketat aturannya termasuk untuk tempat-tempat hiburan lain," ucap Bobby. 

Sebelumnya Gubsu Edy Rahmayadi usai kemarin bertemu Walikota Medan Bobby Nasution sepakat menyatakan dua gerai Holywings di Medan tutup. 

Gubsu awalnya menyampaikan soal instansi yang berhak mengeluarkan izin Holywings, sesuai PP No. 5 tahun 2021 memang izin seharusnya dikeluarkan oleh Pemprov Sumut. 

Namun berbeda dengan Holywings, Gubsu mengatakan izin Holywings dibuat sebelum PP Nomor 5 itu terbit. 

"Soal itu (izin), sampai tahun 2021 itu memang miliknya kabupaten/kota. Tapi 2021 ke atas itu sudah berubah aturannya menjadi milik provinsi," kata Edy seraya mengatakan sampai detik ini provinsi belum pernah mengizinkan izin Holywings. 

Sementara itu, Walikota Medan Bobby Nasution mengatakan pihaknya memang yang mengeluarkan izin kepada Holywings sebelum PP No 5 tahun 2021 dikeluarkan. 

"Holywings harus memutasi izinnya seperti yang disampaikan gubernur tadi. Sebelum 2021 Agustus itu izinnya memang Pemko yang memberikan, kemarin sudah kita berikan, namun tidak ada surat komitmen dari Holywings," tambah Walikota. (Raden).