Domian

Domian

Wahyu Sagala

Wahyu Sagala
Jumat, 22 Juli 2022, 10:38 WIB
Last Updated 2022-07-23T03:54:44Z
Dairi

Tiga Rumah di Dairi Terbakar, Bocah Disabilitas Ikut Jadi Korban

Lokasi korban ditemukan terbakar. (Foto/Rudi)

DAIRI, Siempat Nempu Hulu – nduma.id

Tiga unit rumah penduduk di Desa Silumboyah, Kecamatan Siempat Nempu Hulu, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, hangus terbakar.

Sedangkan 1 rumah lainnya terpaksa di rusak untuk mencegah api melebar.

Rumah bermaterial kayu menyebabkan api cepat melebar, tak ada barang-barang yang sempet terselamatkan.

Selain menghanguskan harta benda, bocah penderita disabilitas juga ikut menjadi korban.

Kapolsek Tigalingga AKP SP Siringoringodi wawancara wartawan. (foto/Rudi)


Saat kebakaran terjadi, bocah 11 tahun itu berada di rumah seorang diri, Ayahnya M Banjarnahor sedang kerja bertukang dan Ibunya br Nadeak bekerja di ladang.

“Kita duga sementara dari api kompor. Pengakuan ayah korban kompor gas masih hidup saat di tinggal,” kata Kapolsek Tigalingga AKP SP Siringoringo, Jumat (22/7/2022).

Tiga unit mobil pemadam kebakaran turun kelokasi, tak sampai satu jam api bisa di padamkan.

Korban ditemukan meninggal dunia kondisi hangus terbakar, posisinya terlentang di dapur rumah dekat kompor.

"Dia anak keempat dari delapan bersaudara, langsung di makamkan hari ini di belakang rumah opungnya," sebut Kapolsek.

Suasana rumah duka. (Foto/Rudi)

Korban sebelumnya di evakuasi dan di bawa ke Puskesmas Silumboyah KM 11 Siempat Nempu Hulu untuk di visum.

Saat di bawa kondisi Kaki, Tangan dan Kepala sudah hangus terbakar.

Rumah yang terbakar milik, Magindo Banjarnahor (42), Albiner Situmorang (62),  Lamhot Lumban Gaol (51) dan rumah yang dirusak milik Mariden Manullang (71).

Kerugian ditaksir mencapai Rp. 400 juta rupiah.

Kepala Desa Silumboyah Gomgom Simanullang menyampaikan, peristiwa itu sudah di laporan ke Dinas BPBD dan Dinas Sosial Dairi.

Korban sementara waktu tinggal di tempat sanak saudara.

Mengantisipasi kejadian serupa, Dia dan petugas Polsek Tigalingga sudah melakukan himbauan kepada warga agar lebih waspada jika meninggalkan rumah, khususnya kompor masak.

 

“Tadi pak kapolsek dan anggotanya juga sudah melakukan himbauan biar gak terulang,” kata Gomgom. (nd1)