Demokrat

Demokrat

Domian

Domian

Wahyu Sagala

Wahyu Sagala
Jumat, 25 November 2022, 09:36 WIB
Last Updated 2022-12-13T02:47:03Z
AdvertorialBertuturDairiPerpustakaan

“Bubur Ayam” Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Dairi Melatih Bercerita

Kelas Bubur Ayam di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Dairi. (Foto/Istimewa)

DAIRI, Sidikalang – nduma.id


Hai Bund...!!


Program dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Dairi, Sumatera Utara ini bisa jadi referensi untuk para bunda di Kabupaten Dairi, Khususnya kota Sidikalang.


Namanya “Bubur Ayam”


“Bubur Ayam” ini gratis !!!


Kalau minat, Bunda bisa datang ke di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Dairi, di Jalan Ki Hajar Dewantara Sidikalang.


Bisa lihat-lihat atau tanya-tanya dulu, mana tau minat.


Bubur Ayam itu singkatan dari Belajar Untuk Bertutur Asyik dan Menyenangkan.


Ini adalah kegiatan melatih atau mengajar agar anak-anak dapat bertutur atau membawakan sebuah cerita dengan baik dan benar melalui referensi atau sumber bacaan dari koleksi buku perpustakaan.


Ini Merupakan bagian dari Program Dairi Unggul di bidang pendidikan, dalam rangka menjalankan misi Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (PERPUSNAS RI), Perpustakaan berbasis inklusi sosial.


Tujuannya meningkatkan kepercayaan diri, meningkatkan kerjasama, meningkatkan kreativitas, agar anak mempunyai karakter yang sopan dan santun, mempunyai  inovasi melalui permainan, tarian, dan lain sebagainya.


Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Dairi, Marisi Sianturi mengatakan, setiap tahunnya Perpustakaan Nasional Republik Indonesia menggelar perlombaan Bertutur tingkat Provinsi dan Nasional.


Karena itu, kelas Bubur Ayam ini juga mengkader anak untuk ikut dalam kompetisi itu.


“Anak-anak yang ikut kelas Bubur Ayam diharapkan mampu berlomba di tingkat Kabupaten, Provinsi hingga Nasional,” kata Marisi, Jumat (25/11/2022).


Kelas Bubur Ayam ini katanya juga membantu memfasilitasi siswa-siswi Sekolah Dasar khususnya kelas IV sampai dengan kelas VI yang mempunyai bakat bertutur, agar dilatih mampu membawakan sebuah cerita dengan baik dan benar.


Selain itu juga membentuk karakter yang sopan dan santun, serta meningkatkan minat serta budaya baca pada anak.


Siswa serius mendengarkan tutor kelas. (Foto/Istimewa)

Seperti apa kegiatan BUBUR AYAM


Kelas Bubur Ayam di dikoordinatori oleh Erpina Ginting, Staf di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Dairi.


Erpina Ginting adalah Koordinator Kegiatan Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial.


Erpina Ginting mengatakan kelas Bubur Ayam di gelar 3 kali Seminggu selama 15 kali pertemuan, dengan jumlah peserta adalah 15 orang per grup memanfaatkan Taman Bacaan Pemkab Dairi dan di Ruang Layanan Dinas Perpustakaan sebagai lokasi belajar.


Materi disusun oleh tutor Bubur Ayam Delima Banjar Nahor, Guru PAUD sekaligus Tutor pada Universitas Terbuka.


Materi pembelajaran dipadukan dengan games, tari, praktik bertutur dan nonton bareng.


“Sasaran kita pelajar Sekolah Dasar kelas IV sampai kelas VI” kata Erpina Ginting.


Kelas Bubur Ayam ini baru di mulai tahun 2022 dan katanya akan tetap berjalan selama tersedia anggaran dan adanya tutor untuk Bertutur.


“Tapi peserta harus yang tidak pernah mengikuti les atau kursus bertutur” ujar Erpina.


Setiap peserta akan di fasilitasi berupa alat permainan, materi dan sertifikat bagi peserta yang sudah menyelesaikan kelas.


Dengan program ini diharapkan para siswa-siswi yang mengikuti kelas Bubur Ayam nantinya mampu bersaing baik tingkat Kabupaten, Provinsi dan Nasional.


Serta menjadi contoh teladan di sekolah masing-masing dari cara bertutur maupun karakternya.


Di tahun pertama ini, Jumlah peserta Kelas Bubur Ayam sebanyak 45 orang.


Jadi tunggu apa lagi Bun, Cek Jadwalnya ke Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Dairi.


Hubungi Ibu Erpina Ginting, Niscaya anak Bunda Unggul dalam bertutur.


Penulis : Rudi Anto Sinaga

Editor : Yon