Demokrat

Demokrat

Domian

Domian

Wahyu Sagala

Wahyu Sagala
Rabu, 09 November 2022, 20:41 WIB
Last Updated 2022-11-09T13:41:08Z
DairiIrigasiPertanian

Irigasi di Desa Berampu di Perbaiki

Proses pengerjaan Irigasi. (Foto/Kominfo Dairi)

DAIRI, Berampu – nduma.id


Setelah menunggu selama 6 tahun, akhirnya irigasi di desa Berampu, Kecamatan Berampu, Kabupaten Dairi diperbaiki dan saat ini sedang dalam tahap pembangunan.


Irigasi yang mengairi sawah seluas 70 hektar ini sempat amblas pada tahun 2016 lalu, dan berdampak kepada 30 kepala keluarga.


Camat Berampu, Ramadhyani Berampu, mengatakan rusaknya irigasi tersebut membuat masyarakat desa Berampu resah karena harus beralih fungsi mata pencaharian.


Rehabilitasi pembangunan irigasi ini diharapkan menjadi angin segar bagi masyarakat desa Berampu


“Kita sangat bersyukur, artinya masyarakat kita yang sempat beralih fungsi bisa kembali bersawah. Kalo kami perhatikan, masyarakat sudah tidak sabar, mereka ingin irigasi ini cepat dibuka dan berfungsi Kembali,” ucapnya.


Pemerintah Kabupaten Dairi di bawah kepemimpinan Eddy-Jimmy katanya memiliki misi “AGRI Unggul” di mana dalam program Agri Unggul ini Pemerintah Kabupaten Dairi berupaya untuk meningkatkan kualitas hidup petani dan berupaya memberikan nilai tambah produksi pertanian sehingga adanya peningkatan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat khususnya petani


“Bupati Dairi, Eddy Keleng Ate Berutu selalu berupaya bagaimana caranya supaya petani kita semakin sejahtera. Menurut saya, pembangunan kembali irigasi ini merupakan salah satu cara untuk menghidupkan kembali para petani kita,” tuturnya.


Kadis PUTR Kabupaten Dairi, mengatakan pembangunan rehabilitasi jaringan irigasi Berampu bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) fisik APBD Kabupaten Dairi TA 2022. Pelaksanaan dilakukan Juli-November 2022.


Desa Berampu, Kecamatan Berampu, merupakan salah satu daerah penghasil gabah dari Kabupaten Dairi.


Amblasnya irigasi pada tahun 2016 lalu, membuat 70 hektar sawah beralih fungsi ke jagung.


(Kominfo Dairi/nd1).