Demokrat

Demokrat

Wahyu Sagala

Wahyu Sagala

Halim Lumban Batu

Halim Lumban Batu

Pemko Siantar

Pemko Siantar
Kamis, 22 Februari 2024, 17:04 WIB
Last Updated 2024-02-22T10:04:32Z
budayaMenandatangani TahunPakpak Bharat

"Menanda Tahun" Upacara Adat Budaya di Pakpak Bharat Yang Masih di Lestarikan

Bupati Pakpak Bharat menyerahkan kerbau. (Foto/Dok. Kominfo Pakpak Bharat).

Pakpak Bharat, Salak - nduma.id


Ritual adat Menanda Tahun merupakan salah satu upacara adat yang penting bagi masyarakat Pakpak Bharat, di Sumatera Utara.


Kamis 22 Februari 2024, Bupati Pakpak Bharat, Franc Bernhard Tumanggor, menyerahkan persembahan dari pemerintah dalam pelaksanaan Ritual Adat Menanda Tahun di halaman Kantor Camat Pergetteng-Getteng Sengkut. 


"Ini bukan bantuan, hanya sedikit oleh-oleh dari kami Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat, selamat melaksanakan ritual adat menanda tahun," ucap Franc Bernhard Tumanggor.


Persembahan berupa satu ekor kerbau diberikan kepada Sulang Silima Marga Manik Sisada Rube Sitellu Desa Sienem Kuta, sementara beberapa marga lain akan menerima bantuan berupa ayam 30-60 ekor.


Dalam upacara adat ini, masyarakat Pakpak Bharat berdoa kepada Tuhan agar kehidupan mereka semakin meningkat dan berkembang. 


"Dalam ritual adat ini, kita tidak bermaksud menduakan Tuhan, namun melalui upacara adat ini kita berdoa kepada Tuhan supaya kita lebih meningkat lagi," ujar bupati.


Seiring berjalannya waktu, bupati mengatakan terlihat kemajuan pada berbagai aspek kehidupan, seperti akses menuju Kecamatan Pagindar yang semakin baik dan hasil pertanian yang bagus, tanpa musim paceklik. 


"Semakin baik. pertanian kita bagus, tidak ada musim paceklik. Masyarakat kita sehat-sehat. Harapan kita semua semoga semakin baik kedepan," ucap Bupati.


Marno Manik, perwakilan marga Manik berharap ke depan ritual Menanda Tahun bisa dilaksanakan serentak di seluruh marga yang ada, sehingga ritual ini benar-benar menjadi sebuah ritual bersama, satu doa, satu kerja, dan satu musim tanam.


"Lias atemo mendahi Pemerintah, atas bantuan ini, untuk kedepannya mari kita rembukkan bersama bagaimana ritual menanda tahun ini bisa dilaksanakan serentak di seluruh marga yang ada, satu doa, satu kerja dan satu musim tanam, itulah tujuan menanda tahun sebenarnya," ucap Marno Manik.


Melalui bantuan yang diberikan, Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat turut melestarikan adat budaya Pakpak yang semakin membaik dari waktu ke waktu. 


Marga Manik Pergetteng-Getteng Sengkut Sisada Rube Sitellu Desa Sienem Kuta akan melaksanakan upacara adat menanda tahun pada sabtu, 24 Februari 2024 di Delleng Simenoto, tempat ritual adat ini dilaksanakan setiap tahunnya.


Plt. Kepala Dinas Pariwisata dan kebudayaan Pakpak Bharat, Maranatha M Padang, S.Pd, M.Si berharap, pelaksanaan ritual Menanda Tahun diharapkan bisa meningkat menjadi sebuah event wisata budaya untuk tujuan wisata, seperti yang telah banyak dikembangkan di daerah lain. 


pelaksanaan ritual adat menanda tahun ini kian meningkat dimasa yang akan datang.


"Mudah-mudahan bisa kita tingkatkan mungkin menjadi sebuah event wisata budaya, seperti banyak dikembangkan di Daerah lain untuk tujuan wisata," harapnya.


Penulis : Rudi

Editor : Son