Demokrat

Demokrat

Wahyu Sagala

Wahyu Sagala

Halim Lumban Batu

Halim Lumban Batu

Pemko Siantar

Pemko Siantar
Minggu, 10 Maret 2024, 11:29 WIB
Last Updated 2024-03-12T04:33:32Z
MedanPoldasuPolisi Berkumis

Kontes Polisi Berkumis di Sumut, Hiburan Ringan Pasca Tugas

Kapolda Sumut memberikan cinderamata kepada pemenang. (Foto/Istimewa).

Medan - nduma.id


Polda Sumatera Utara menggelar kontes Polisi berkumis sebagai bentuk hiburan untuk personel yang telah menjalankan tugas pengamanan pemilu dan F1 Power Boat Danau Toba 2024. 


Acara yang digelar pada Jumat lalu itu disaksikan langsung oleh Kapolda Sumut, Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi beserta Wakapolda Sumut, Brigjen Pol Rony Samtana, dan para Pejabat Utama Polda Sumut.


Kontes polisi berkumis tersebut dimenangkan 5 personel dari berbagai unit di Polda Sumut, yaitu Briptu Gilang Pratomo dari BA Dit Narkoba, AKP Nasrul dari Kanit Kamsel Satlantas Polresta Deliserdang, Aipda Munib Nugroho dari BA Ditlantas, Bripka Indra Ashadi Nasution dari BA Sat Brimob, dan Kompol Heri Sofyan dari Kanit 4 Subdit III Dit Reskrimum.


Pertimbangan dewan juri meliputi bentuk kumis yang simetris, kesesuaian dengan bentuk wajah, kumis sewarna dengan rambut, serta tidak mengganggu pelaksanaan tugas lainnya. 


Menurut Kapolda Sumut, kontes ini diharapkan dapat memberikan hiburan dan penyegaran bagi personel polisi setelah menjalankan serangkaian kegiatan pengamanan agenda nasional maupun internasional.


"Kontes atau lomba polisi berkumis ini sebagai bentuk penyegaran atau hiburan yang diberikan kepada personel melaksanakan serangkaian kegiatan pengamanan agenda nasional maupun internasional," ujar Kapolda Sumut. Jumat (8/3/2024).


Namun, meskipun mengadakan kontes polisi berkumis, Kapolda Sumut juga menekankan pentingnya tampil humanis dalam memberikan pelayanan, pengamanan, dan pengayoman kepada masyarakat. 


"Saya berharap kepada personel polisi berkumis harus tetap tampil humanis dalam memberikan pelayanan, pengamanan dan pengayoman kepada masyarakat," pungkasnya.


Ini menunjukkan bahwa selain menjalankan tugas sebagai penegak hukum, personel polisi juga harus mampu menunjukkan sisi kemanusiaannya dalam berinteraksi dengan masyarakat.


Kegiatan semacam ini tentu menjadi hal yang positif karena selain memberikan hiburan dan penyegaran kepada personel polisi, juga menunjukkan sisi lain dari kehidupan seorang polisi yang terkadang hanya dikenal sebagai penegak hukum yang tegas dan serius. 


Diharapkan kegiatan semacam ini bisa menjadi contoh bagi institusi kepolisian di daerah lain untuk memberikan hiburan dan penyegaran serupa bagi personel yang telah menjalankan tugasnya dengan baik.


Penulis : Rudi

Redaktur : Son