Halim Lumban Batu

Halim Lumban Batu

Wahyu Sagala

Wahyu Sagala

Pemko Siantar

Pemko Siantar
Rabu, 26 Juni 2024, 20:23 WIB
Last Updated 2024-06-27T01:25:24Z
MahasiswaPendidkanSiantarWorkspace

Pentingnya Pengadaan Fasilitas Workspace di Pematangsiantar

Alberto Nainggolan. (Foto/Ari).

Siantar - nduma.id


Kehidupan digital yang semakin mendominasi masyarakat modern menuntut adanya fasilitas kerja bersama atau workspace yang memadai.


Namun, di Pematangsiantar, kota yang kaya akan potensi kreatif dan inovatif, belum tersedia ruang khusus untuk aktivitas ini.


Alberto Nainggolan, seorang mahasiswa aktif dalam memperjuangkan isu-isu sosial, menggaris bawahi pentingnya mendirikan workspace di Pematangsiantar.


"Workspace bukan hanya tempat untuk bekerja, tetapi juga sebagai wadah bagi kolaborasi, inovasi, dan pembelajaran," kata Alberto, Rabu (26/06/2024).


Menurutnya, Pemkot Pematangsiantar bersama Kominfo sebaiknya segera menginisiasi pembangunan workspace.


Salah satu yang menjadi fokus adalah penyediaan fasilitas jaringan berkecepatan tinggi seperti Starlink untuk mendukung produktivitas dan konektivitas yang optimal bagi para pengguna workspace.


Menurut mahasiswa yang aktif di Organisasi Persatuan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) ini, kebutuhan akan layanan fotokopi yang tersedia di dalam workspace turut menjadi perhatian.


"Fasilitas ini tidak hanya mempermudah akses terhadap dokumen penting, tetapi juga mematangkan fungsi workspace sebagai pusat kegiatan berbasis komunitas," tambah Alberto.


Mahasiswa universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar itu menambahkan, dengan adanya workspace yang memadai, diharapkan masyarakat Pematangsiantar dapat lebih leluasa dalam mengembangkan ide, mengasah keterampilan, serta meningkatkan daya saing dalam era digital.


Ini menjadi langkah strategis menuju kota yang inklusif dan progresif di bidang teknologi dan kreativitas.


"Keprihatinan akan kebutuhan akan workspace ini semakin diperkuat dengan dukungan luas dari berbagai kalangan, termasuk pelaku industri, Tenaga pendidik, dan masyarakat umum. Adalah tugas bersama untuk memastikan bahwa Pematangsiantar tidak tertinggal dalam mewujudkan potensi kreatif dan sosialnya yang luar biasa," tandas Alberto.


Penulis : Ari

Redaktur : Rudi