Siantar

Siantar

Tirta Nciho

Tirta Nciho
Rabu, 21 Januari 2026, 23:06 WIB
Last Updated 2026-01-22T01:09:47Z
DairiKesehatanMakan Bergizi GratisPendidikan

16 Dapur SPPG Beroparasi Layani 43 Ribu Lebih Pelajar di Dairi

Wahyu Daniel Sagala, Kasatgas MBG Kabupaten Dairi. (Foto/Rudi).

Dairi - nduma.id

 

Pemerintah Kabupaten Dairi terus gencar mendorong percepatan pembangunan Sentra Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayahnya. 


Dari target total 39 unit yang direncanakan, saat ini sebanyak 16 dapur sudah beroperasi dan telah menjangkau lebih dari 43 ribu pelajar.

 

Salah satu yang telah berjalan adalah SPPG Dairi Sidikalang 3, berlokasi di Jalan Palapa No. 7 Kecamatan Sidikalang. 


Sejak Oktober 2025 lalu, sentra ini melayani 17 sekolah mulai dari tingkat TK, SD, SMP, hingga SMK, dengan total 3.224 pelajar yang mendapatkan manfaat.

 

Menurut data Satuan Tugas Makan Bergizi Gratis (MBG) Kabupaten Dairi, dari 16 Dapur SPPG yang beroperasi, jumlah pelajar yang sudah menikmati layanan mencapai 43.532 orang. 



Wahyu Daniel Sagala, Kepala Satgas MBG Kabupaten Dairi menjelaskan saat ini ada 23 dapur SPPG lagi yang masih dalam tahap pengembangan.


Sebanyak 7 di antaranya sudah mendapatkan Surat Keputusan resmi dengan progres pembangunan antara 70 hingga 80 persen, dan lima dapur lagi siap diluncurkan dalam waktu dekat.

 

"Masih ada sekitar 39.172 siswa yang belum bisa menikmati layanan makan bergizi gratis ini," ujar Wahyu Daniel Sagala, yang Juga Wakil Bupati Dairi. Rabu (21/1/2026).

 

Ia menjelaskan bahwa tantangan utama yang dihadapi  dalam pengoperasian dapur SPPG adalah terkait dengan proses administrasi dan kerja sama dengan yayasan sebagai investor pendukung pembangunan dapur MBG. 


Namun demikian, Wahyu berharap pada tahun 2026 seluruh dapur di target dapat beroperasi penuh dan menjangkau setiap pelajar yang berhak menerima layanan sesuai program Presiden Prabowo Subianto.

 

"Kami berharap seluruh pihak terkait bisa menjaga pelaksanaan program ini sesuai standar operasional, sehingga tidak terjadi hal yang tidak diinginkan," tandas Wahyu.

 

Untuk memastikan kualitas pelayanan, Wahyu mengajak masyarakat agar turut mengawasi program makan bergizi gratis ini dan segera melaporkan jika menemukan pelayanan yang tidak sesuai standar.


Penulis : Rudi

Redaktur : Son