Siantar

Siantar

Tirta Nciho

Tirta Nciho
Kamis, 15 Januari 2026, 07:36 WIB
Last Updated 2026-01-16T08:41:28Z
Lalu lintasRamadhanSiantar

Target Idul Fitri! Pemko & Polres Pematangsiantar Siapkan Strategi Kawal Arus Mudik

Suasana rapat forum lalu lintas angkutan jalan yang diikuti instansi terkait di Ruang Rupatama Mapolres Pematangsiantar, Rabu 14 Januari 2026. (Foto/Ari).

Pematangsiantar - nduma.id


Pemerintah Kota (Pemko) Pematangsiantar bersama Polres Pematangsiantar menggelar rapat evaluasi Operasi Lilin Toba 2025 dan persiapan Operasi Ketupat Toba 2026 di Ruang Rupatama Mapolres, Jalan Sudirman. Rabu 14 Januari 2026.


Sekda Junaedi Antonius Sitanggang dan Wakapolres Kompol Budiono Saputro memimpin rapat yang diikuti berbagai instansi terkait, dengan fokus utama mengatasi kemacetan dan mengoptimalkan fungsi Terminal Tanjung Pinggir.

 

Sekda Junaedi mengumumkan rencana pembatas jalan dan pengaspalan hotmix ring road sebelum Hari Raya Idul Fitri. 


"Kita targetkan realisasi setelah Januari, pengerjaannya sekitar dua minggu. Nantinya ring road akan digunakan untuk lalu lintas dua arah," ujarnya.

 

Langkah lain termasuk penyesuaian rambu-rambu, pemindahan barikade dari Pasar Horas ke ring road, serta penambahan rambu di titik-titik yang kurang terlayani. Rekayasa lalu lintas di Jalan Parapat juga akan disesuaikan dengan perizinan nasional.

 

Terminal Tanjung Pinggir, yang mulai beroperasi optimal sejak 05/01/2026, akan diberi papan jadwal keberangkatan dan pembatasan agar bus hanya menaik-turunkan penumpang di terminal, bukan di pool loket masing-masing.

 

Dalam evaluasi Operasi Lilin Toba tahun lalu, ditemukan kendala utama pada ring road yang belum diaspal sehingga menimbulkan debu, serta kurangnya pembatas jalan dan penerangan.

 

Wakapolres Kompol Budiono mengusulkan kesepakatan bersama terkait rekayasa lalu lintas di Jalan Parapat, ring road, dan Simpang Dua. 


"Jalan menuju pusat kota harus ada rambu larangan, dan rambu petunjuk perlu dipasang dengan tiang permanen agar tidak hilang," katanya. 


Ia juga menyarankan rekayasa lalu lintas di Simpang Dua dipermanenkan untuk mengurai kemacetan.

 

Kasat Lantas Iptu Friska Susanna menegaskan bahwa bus AKAP dan AKDP wajib menggunakan Terminal Tanjung Pinggir setelah masa sosialisasi. 


"Jika masih ada yang membandel, akan diberikan tindakan tegas berupa pencabutan izin dan surat resmi ke pengusaha bus," jelasnya.

 

Dishub telah melayangkan surat ke seluruh PO untuk melengkapi izin trayek, sementara pihak terminal menyatakan fasilitas seperti ruang tunggu, musholla, dan pool sudah siap digunakan.

 

Kemacetan di depan Toko Roti Ganda, yang disebabkan oleh parkir sembarangan dan penyeberangan jalan, akan diatasi dengan pemasangan barrier dan penambahan tenaga untuk mengarahkan konsumen. 


Perwakilan toko tersebut menyatakan siap mendukung langkah ini.

 

Kadis Kominfo Johannes Sihombing menjelaskan bahwa Pantauan Lalu Lintas (Pelintas) CCTV dapat diakses selama 24 jam di 50 titik. 


Sosialisasi tentang rekayasa lalu lintas dan informasi terkini akan dilakukan melalui media massa dan sosial.

 

Sementara itu, Disdamkarmat siap membantu menyiram ring road sebanyak empat kali sehari hingga pengaspalan selesai, dan mengusulkan pemanfaatan Jalan Manunggal Karya serta Jalan Bahkora sebagai alternatif arus lalu lintas.


Penulis : Ari

Redaktur : Rudi