Siantar

Siantar

Tirta Nciho

Tirta Nciho
Kamis, 05 Februari 2026, 07:29 WIB
Last Updated 2026-02-05T02:31:33Z
DairiHykumKejaksaanKomisi Pemberantasan KorupsiPerusahaan Umum DaerahPolri

Direktur Perumda Pembangunan Dairi Terseret Kasus Dugaan Penipuan, Bupati Siap Rekrut Direksi Baru

Bupati Dairi, Vickner Sinaga saat kegiatan lapangan panen jagung bersama petani di Desa Kalang Simbara beberapa waktu lalu. (Foto/Dody).

Dairi - nduma.id


Kabar tak sedap di Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Pembangunan Dairi sampai ke telinga Bupati.


Bupati Dairi, Vickner Sinaga kepada nduma.id melalui WhatsApp menyampaikan, laporan kabar tak sedap terkait persoalan dugaan penipuan yang dilakukan oleh salah seorang oknum pada jajaran direksi di perusahaan plat merah tersebut sedang ditindaklanjuti.


"Sudah. Kabag Perekonomian sedang memanggil dan menangani," terang Vickner Sinaga melalui pesan WhatsApp, Rabu (4/2/2026).


Menurut Vickner, Ia selaku kepala daerah perlu segera mengambil langkah terkait persoalan itu.


"Pasti dan sedang ambil langkah," ungkapnya.


Selain posisi Direktur Administrasi Umum yang tengah terlibat kasus dugaan penipuan yang saat ini keberadaannya belum diketahui, sebelumnya Direktur Pemasaran dan Pengembangan juga telah mengundurkan diri per 13 November 2025 lalu. 


Sehingga saat ini 2 posisi strategis di Perumda Pembangunan menjadi kosong.


Untuk mengisi kekosongan kedua posisi tersebut agar tidak mengganggu kinerja perusahaan, Vickner mengatakan akan segera melakukan perekrutan, namun akan lebih ketat lagi dalam proses seleksi.


"Untuk posisi direksi yang baru, kita sedang kaji dan lebih berhati-hati lagi, khususnya masalah "karakter". Selain syarat utama "team worker"," jelas Vickner.


Terkait waktu dan juga mekanisme perekrutan, Bupati Dairi itu mengatakan tengah berkoordinasi dengan pihak Pemerintah Provinsi Sumatera Utara.


"Sabar. Itu yang sedang dikomunikasikan juga dengan Pemprov. Kini BUMD Pemprov diarahkan menjadi Perseroda. Persero Daerah. Eloknya agar ideal. Namun tak lama. Februari akhir adalah rencana solusi final," ujarnya.


Sebelumnya, pada saat pelantikan Direksi Perumda Pembangunan pada 15 September 2025 lalu, Bupati menargetkan perusahaan itu sudah bisa menyumbang PAD (Pendapatan Asli Daerah) per Desember 2025.


Ditanya terkait realisasi hal itu, Vickner mengatakan bahwa target tersebut saat ini belum dapat terealisasi. 


Namun ia tetap optimis kalau Perumda Pembangunan akan memberikan dampak positif bagi Kabupaten Dairi.


"Belum bisa nambah PAD karena modal baru 1/5 dari konsep semula. Dan karena proses birokrasi baru deliver 2 bulan sebelum akhir tahun," terang Vickner.


"Harus optimis. Apalagi dikawal teman-teman media," pungkas Bupati Dairi itu.


Sebelumnya, Sabtu pekan lalu, sejumlah orang mendatangi  kantor Perumda Pembangunan Dairi.


Mereka mengaku diminta uang oleh oknum Direktur Perumda Pembangunan Dairi berinisial DSN dengan janji akan direkrut bekerja sebagai pegawai Perumda Pembangunan Dairi.


Data yang didapat Dirut Perumda Pembangunan Dairi, Thamrin Pandiangan, ada kisaran 17 orang yang sudah memberikan uang.


Besarannya bervariasi, antara  10 sampai 35 Juta Rupiah per orang.


Saat ini oknum DSN diusulkan untuk diberhentikan dari jabatannya.


Penulis : Dody

Redaktur : Rudi