Siantar

Siantar
Rabu, 18 Februari 2026, 23:39 WIB
Last Updated 2026-02-20T10:43:21Z
Dana DesaRabat BetonSimalungunSwadaya

Jalan Beton di Tiga Nagori Simalungun Resmi Beroperasi, Warga Minta Lanjutan 1 Km

Bupati Anton Saragih menandatangani prasasti pembangunan jalan rabat beton di Nagori Pagar Bosi, Selasa 17 Februari 2026. (Foto/Ari).

Simalungun - nduma.id 


Semangat gotong royong masyarakat Kabupaten Simalungun terwujudkan nyata. 


Masyarakat dari tiga nagori yaitu Pagar Bosi, Sordang Baru, dan Sordang Bolon di Kecamatan Ujung Padang menggelar acara syukuran sekaligus penandatangan prasasti serta pengguntingan pita untuk merayakan selesainya pembangunan jalan rabat beton. Selasa 17 Februari 2026.

 

Acara yang penuh kebersamaan ini dihadiri langsung oleh Bupati Simalungun Dr H Anton Achmad Saragih, anggota DPRD Kabupaten Simalungun H Budi dan Tuansir, Camat Ujung Padang Manaon Siregar, para pangulu nagori, tokoh masyarakat, perwakilan donatur, serta ratusan warga dari ketiga nagori.


Pangulu Nagori Pagar Bosi Turimin, yang mewakili masyarakat ketiga nagori, menyampaikan rasa syukur yang mendalam kepada Tuhan Yang Maha Esa, serta mengucapkan terima kasih kepada Bupati Simalungun dan para donatur yang telah memberikan bantuan dana maupun material.

 

"Kita berhasil mengumpulkan total dana Rp177 juta melalui swadaya masyarakat. Semua laporan keuangan telah kami sampaikan secara transparan kepada seluruh warga," ujar Turimin.

 

Supianto Sitorus dari PT. Arta Niaga, yang mewakili para donatur, mengapresiasi gerakan swadaya yang dilakukan masyarakat dan berharap hal ini dapat menjadi contoh bagi daerah lain.

 

"Jalan yang sudah selesai dibangun diharapkan dapat memperlancar akses transportasi dan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal. Kami juga berharap kepada Bupati agar pembangunan jalan dapat dilanjutkan minimal satu kilometer ke depan," pungkasnya.

 

Perwakilan tokoh masyarakat Ridwanto, Siswoyo, Salimin, Anto Sitorus, dan Adil Sirait mengungkapkan bahwa antusiasme warga sangat tinggi sejak gagasan pembangunan diajukan. 


Menurut mereka, penggunaan Dana Desa (ADD) untuk pembangunan jalan poros tidak dapat dilakukan sesuai peraturan, sehingga masyarakat mengambil inisiatif sendiri melalui cara swadaya.

 

"Masyarakat berharap mendapatkan dukungan tambahan dari Pemerintah Kabupaten melalui APBD, mengingat jalan ini merupakan akses poros utama bagi aktivitas kita sehari-hari," ucap salah satu tokoh masyarakat.

 

Anggota DPRD H Budi menegaskan bahwa lembaga tersebut berkomitmen mendukung segala kebijakan pembangunan yang bermanfaat bagi kemajuan wilayah. 


Sementara Tuansir menyampaikan komitmennya untuk memberikan perhatian lebih pada pembangunan infrastruktur di Kecamatan Ujung Padang.

 

Bupati Simalungun Dr H Anton Achmad Saragih memberikan apresiasi tinggi terhadap kekompakan masyarakat. 


Menurutnya, infrastruktur jalan merupakan faktor krusial dalam meningkatkan perekonomian masyarakat karena membuka akses ke pasar, sumber daya alam, dan fasilitas publik.

 

"Kolaborasi antara masyarakat dan pemerintah seperti ini menjadi simbol kuat bahwa kita bisa bersama-sama menghadirkan perubahan nyata bagi kemajuan daerah," pungkas Bupati.

 

Penulis : Ari

Redaktur : Rudi