Siantar

Siantar
Kamis, 19 Maret 2026, 08:46 WIB
Last Updated 2026-03-19T11:23:21Z
Majelis TaklimPembangunanSimalungun

Khataman Quran Majelis Taklim Sahabat Qurani : Bupati Simalungun Mendorong Terjemahkan dan Amalkan Al-Quran

Bupati Anton menyapa warga saat acara Khataman Qur'an di Pendopo Rumah Dinas Bupati Simalungun, Selasa 17 Maret 2026. (Foto/Ari).

Simalungun - nduma.id


Bupati Simalungun, Dr H Anton Achmad Saragih beserta pimpinan perangkat daerah dan sejumlah camat, menghadiri acara Khataman Quran yang diselenggarakan oleh Majelis Taklim Sahabat Qurani di Pendopo Rumah Dinas Bupati Simalungun, Pamatang Raya, Sumatera Utara. Selasa 17 Maret 2026. 


Majelis Taklim Sahabat Qur'ani ini merupakan bagian dari program binaan Ketua TP PKK Kabupaten Simalungun Ny. Hj Darmawati Anton Achmad Saragih. Pelaksanaan acara ini dipimpin oleh Al-Ustadz H Ikhwanuddin Nasution.

 

Dalam kesempatan tersebut Hj Darmawati Anton Achmad Saragih sebagai Pembina Majelis Taklim menyampaikan apresiasi kepada 60 anggota yang telah berhasil menyelesaikan Khatam Qur'an sebanyak 55 kali dalam waktu 26 hari Ramadhan 1447 H. 


Darmawati juga mengingatkan agar kegiatan ini tidak berhenti hanya sampai pada tahap penyelesaian bacaan, melainkan harus diikuti dengan pengamalan isi kandungan Al-Qur'an dalam kehidupan sehari-hari. 


Ia juga menegaskan bahwa acara ini menjadi salah satu sejarah penting bagi Kabupaten Simalungun.

 

Bupati Simalungun, dalam sambutannya juga memberikan apresiasi kepada Majelis Taklim Sahabat Qur'ani yang telah menjadi pelopor tadarus Al-Qur'an di bulan Ramadhan. 


Bupati berharap kegiatan ini tidak hanya diikuti oleh ibu-ibu, melainkan juga diperluas kepada kaum pria dan terutama pemuda pemudi Islam. 


"Bukan hanya membaca, tapi pelan-pelan kita terjemahkan dan kita amalkan apa yang ada di kitab suci Al-Qur'an," ujarnya, sekaligus menegaskan pentingnya kelangsungan kegiatan ini ke depannya.

 

Al-Ustadz, H Ikhwanuddin Nasution menyampaikan bahwa peristiwa ini menjadi sejarah bagi Kabupaten Simalungun. 


Menurutnya, Al-Qur'an sebagai kitab suci yang mulia merupakan sumber ilmu dan petunjuk, namun seringkali hanya menjadi hiasan di rumah-rumah muslim. 


Oleh karena itu, Ikhwanuddin mengajak seluruh peserta untuk tidak hanya membaca, melainkan juga mengamalkan ajaran yang terkandung di dalamnya.

 

Setelah rangkaian sambutan dan khutbah, acara dilanjutkan dengan kegiatan berbuka bersama, diikuti oleh sholat Maghrib berjamaah, dan ditutup dengan makan bersama seluruh peserta.


Penulis : Ari

Redaktur : Rudi