Siantar

Siantar
Kamis, 02 April 2026, 13:07 WIB
Last Updated 2026-04-02T06:07:01Z
BasarnasHanyutLae UnePakpak Bharat

7 Hari Pencarian, Korban Terpeleset Di Sungai Lae Une Pakpak Bharat Ditemukan

Petugas Tim SAR saat melakukan evakuasi korban dari dalam sungai. (Foto/Istimewa).

Pakpak Bharat - nduma.id

 

Operasi pencarian dan pertolongan (SAR) terhadap korban yang diduga terpeleset di Sungai Lae Une Kabupaten Pakpak Bharat Sumatera Utara resmi ditutup setelah korban ditemukan pada hari ketujuh pencarian.

 

Korban bernama Robert Sinamo (50), dilaporkan hilang setelah jatuh ke aliran sungai di Desa Aornakan II, Kecamatan Pergetteng-getteng Sengkut, Kabupaten Pakpak Bharat.


Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, mengapung dan tersangkut jaring tim SAR, sekitar 2 kilometer arah barat daya dari lokasi kejadian. Kamis 2 April 2026 pukul 08.56 WIB. 


"Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh tim SAR gabungan yang bekerja profesional dan sinergis. Meskipun hasilnya tidak seperti yang diharapkan, upaya pencarian telah dilaksanakan secara optimal,” kata Kepala Kantor SAR Kelas A Medan, Hery Marantika, melalui keterangan pers yang disampaikan Frawiro Manullang, Komandan Regu Foxtrot Basarnas Medan. 


Dikatakan, Tim SAR gabungan sebelumnya telah melakukan penyisiran intensif dengan menggunakan peralatan SAR.


Setelah ditemukan, korban langsung dievakuasi dan diserahkan kepada keluarga. 


Hery Marantika menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur yang terlibat dalam pencarian sejak hari pertama.

 

Disebut, sinergi lintas instansi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, relawan, dan masyarakat setempat menjadi kunci keberhasilan operasi ini.

 

Dengan ditemukannya korban, seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke kesatuan masing-masing.


Penulis : Rudi

Redaktur : Son