![]() |
| Henri Gunawan Purba pukul beduk pembukaan MTQN di Jalan Pane, Selasa 7 April 2026. (Foto/Ari). |
Pematangsiantar - nduma.id
Wali Kota Pematangsiantar, Wesly Silalahi yang diwakili oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Zainal Siahaan secara resmi membuka Musabaqah Tilawatil Qur’an Nasional (MTQN) Tingkat Kecamatan Siantar Selatan.
Acara berlangsung di Kantor Lurah Karo, Jalan Pane, Selasa 7 April 2026.
Sebelum pembukaan, kegiatan dimeriahkan dengan pawai yang dilepas langsung oleh Camat Siantar Selatan, Henri Gunawan Purba, didampingi jajaran kelurahan, TNI, dan Polri.
Pembukaan ditandai dengan pemukulan beduk secara bergantian oleh perwakilan Wali Kota, tokoh masyarakat Pdt. Rudi Hartono Purba, serta Ketua BKMT Kota Pematangsiantar, Hj. Ernayati Saragih.
Dalam sambutannya, Zainal Siahaan menegaskan bahwa MTQN bukan sekadar ajang perlombaan formal, melainkan momentum untuk meningkatkan peradaban masyarakat.
“MTQ ini diharapkan mampu mengubah pola pikir, kebiasaan, serta karakter dan akhlak masyarakat. Dari yang sebelumnya eksklusif, hendaknya menjadi inklusif, mengingat masyarakat Siantar Selatan sangat heterogen,” ujarnya.
Lebih jauh, Zainal juga menyoroti bahaya penyalahgunaan Narkoba yang masih menjadi tantangan.
Ia berharap nilai-nilai Al-Qur’an dapat menjadi pedoman hidup atau Way of Life untuk menjaga generasi muda dari kerusakan.
Sementara itu, Ketua LPTQ Kota Pematangsiantar, Hamzah Fanshuri Damanik, S.STP, M.Si, menyampaikan bahwa MTQN merupakan wadah untuk menanamkan karakter Qur’ani pada generasi muda dan memperdalam pemahaman terhadap isi Al-Qur’an.
Acara tersebut juga diapresiasi oleh tokoh masyarakat, Pdt. Rudi Hartono Purba, yang menyebutkan terselenggaranya kegiatan ini sebagai bukti nyata kecintaan warga terhadap kitab suci.
Penulis: Ari
Redaktur: Rudi
