![]() |
| Foto bersama usai prosesi pelantikan. (Foto/Istimewa). |
Nias - nduma.id
Forum Wartawan Kejaksaan (Forwaka) Gunungsitoli resmi dikukuhkan melalui prosesi pelantikan yang digelar di Nias Palace Hotel, Senin 27 April 2026.
Sebagai organisasi baru, seluruh pengurus diharapkan mampu menjadi garda informasi yang kredibel dan berpegang teguh pada aturan profesi.
Pelantikan dipimpin langsung oleh Ketua Forwaka Sumatera Utara, Irfandi, dan disaksikan oleh Kepala Kejaksaan Negeri Gunungsitoli, Dr. Firman Halawa, SH., MH.
Dalam arahannya, Kajari Gunungsitoli menyebut pembentukan Forwaka sebagai peristiwa bersejarah.
Ia menekankan, tugas wartawan bukan hanya menyampaikan informasi, tetapi juga mengawal kebenaran.
"Ini pertama kali terbentuk di Gunungsitoli. Saya harap teman-teman tetap menjunjung tinggi profesionalisme dan aturan pers. Boleh menyampaikan kritik, asalkan bersifat membangun dan berdasar fakta. Kehadiran kami hari ini adalah bukti nyata kesiapan bersinergi," tegas Dr. Firman Halawa.
Lebih lanjut, ia juga membuka ruang seluas-luasnya bagi wartawan untuk menggali informasi tidak hanya dari lingkungan kejaksaan, namun juga berbagai sumber lain agar liputan menjadi lebih lengkap dan berimbang.
Sementara itu, Ketua Forwaka Sumatera Utara, Irfandi menyampaikan rasa bangganya.
Menurutnya, dukungan penuh dari pimpinan kejaksaan menjadi modal utama organisasi ini berkembang.
"Kami bangga pembentukan ini mendapat perhatian istimewa. Jadilah wartawan yang andal dan terpercaya. Semoga kerja sama yang terjalin ini terus berlanjut untuk kemajuan bersama," ujarnya.
Ketua SMSI Kepulauan Nias sekaligus pengurus Forwaka, Suarman Telaumbanua juga menyambut baik kehadiran organisasi baru tersebut.
Ia menegaskan kesiapan bersinergi dan berkolaborasi dalam setiap kegiatan kemasyarakatan dan profesi.
Dalam laporannya, Ketua Panitia Sabarman Zalukhu menjelaskan pembentukan organisasi ini berawal dari mandat yang diterima pada 21 Januari 2026, lalu ditetapkan melalui surat keputusan resmi sepekan kemudian.
Penjadwalan sempat disesuaikan mengingat bertepatan dengan ibadah puasa dan hari raya Idulfitri.
Tercatat sebanyak 19 orang resmi dilantik menjadi pengurus.
Mereka mewakili berbagai media yang beroperasi di daerah ini.
Ke depannya, jumlah keanggotaan diproyeksikan mencapai 30 lembaga media.
Ketua Forwaka Gunungsitoli, Bothaniman J Telaumbanua mengungkapkan rasa syukurnya atas dukungan semua pihak. Ia menyadari amanah yang dipikul bukanlah hal ringan, apalagi di tengah derasnya arus informasi saat ini.
"Era digital menjadikan informasi bergerak sangat cepat. Berita bohong sering kali menyamar sebagai kebenaran. Di sinilah peran kita diuji. Kami berjanji akan selalu berpegang teguh pada Kode Etik Jurnalistik dan Undang-Undang Pers Nomor 40 Tahun 1999. Integritas menjadi harga mati," janjinya.
Sebagai wujud kepedulian sosial, rangkaian kegiatan ditutup dengan penyerahan bantuan kepada anak-anak Panti Asuhan Faomasi Zoaya.
Bantuan diserahkan secara bersama-sama oleh jajaran kejaksaan dan pengurus organisasi.
Turut hadir menyaksikan momen tersebut para kepala seksi di lingkungan Kejaksaan Negeri Gunungsitoli serta para undangan dari berbagai unsur.
Penulis : Rudi
Redaktur : Son
