Siantar

Siantar
Rabu, 29 April 2026, 16:57 WIB
Last Updated 2026-04-29T09:57:40Z
DairiKompolnasPolisiWakil Rakyat

Persoalan Narkoba di Dairi Disorot, Mangihut Sinaga Siap Sikat Bandar

Mangihut Sinaga saat memberikan keterangan kepada awak media, di Pendopo Rumah Dinas Bupati Dairi, Jalan Sisingamangaraja - Sidikalang. (Foto/Dody).

Dairi - nduma.id


Persoalan Narkoba belakangan terjadi di Kabupaten Dairi Sumatera Utara mendapat respon dari Anggota Komisi III DPR RI - Fraksi Golkar, Mangihut Sinaga, S.H., M.H.


Anggota DPR RI dari Komisi Hukum ini menyampaikan telah mendapatkan informasi terkait polemik persoalan peredaran narkoba yang belakangan ini terjadi.


Bahkan sampai menimbulkan aksi unjuk rasa di Mapolres Dairi.


"Saya sudah mendapatkan info-info ya, sebagai saya Komisi III. Dapil saya ini. Saya sudah mendapatkan informasi itu. Bagaimana yang ada demo, segala macam," ucap Mangihut Sinaga kepada awak media, Selasa (28/4/2026).


Menindaklanjuti informasi itu, Mangihut telah berkoordinasi dengan pihak Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut).


Menurutnya, Polda Sumut akan segera mendalami apa yang sebenarnya terjadi.


"Saya sudah mencoba memberikan informasi ini kepada Pak Kapolda, Dir Narkoba, bahkan juga ke BNN. Akan dipantau, apa yang sebenarnya terjadi di Polres Dairi," terang Mangihut.


Mangihut juga mengatakan bahwa jauh hari sebelumnya, ia telah mengingatkan Kapolres Dairi, AKBP. Otniel Siahaan, bahwa peredaran narkoba di Kabupaten Dairi sudah sangat memprihatinkan.


"Dari dulu saya sudah ingatkan Pak Kapolres, bahwa di sini sudah luar biasa peningkatan peredaran narkoba, bahkan sampai di desa-desa. Dan juga para siswa-siswa sudah terlibat. Saya sudah sampaikan itu enam bulan yang lalu pada beliau, supaya penanganannya semakin ekstra ketat," jelas politisi Golkar itu.


"Namun demikian, ini kok kemarin terjadi ada unjuk rasa, segala macam, itu juga saya sayangkan. Kenapa hal itu bisa terjadi," imbuhnya.


Anggota Komisi III DPR RI dari Dapil Sumut III, yang meliputi Kabupaten Langkat, Karo, Dairi, Pakpak Bharat, Simalungun, Asahan, Kota Binjai, Pematangsiantar dan Tanjung Balai itu juga telah meminta pihak Polda Sumut untuk turun langsung ke lapangan.


"Saya sudah berkoordinasi dengan Wakapolda, supaya turun mengecek, sejauh mana kebenaran informasi tersebut. Apakah jajaran Polres Dairi yang tidak bekerja maksimal, atau memang ada pembiaran, atau memang ada hal lain? Kita tunggu hasilnya lah," ujarnya.


Disinggung soal penanganan kasus Narkoba oleh Polres Dairi dalam kurun waktu beberapa bulan terakhir, yang hanya menyentuh para pengedar, bukan bandar, dan dengan jumlah barang bukti sitaan yang tergolong kecil, Mangihut meminta untuk tidak berandai-andai, dan mengajak masyarakat untuk memberikan informasi, bilamana mengetahui tentang keberadaan bandar narkoba di Kabupaten Dairi.


Mangihut Sinaga secara tegas menyampaikan kalau dirinya siap ikut "menyikat" habis para bandar.


"Soal itu, karena mereka yang tahu data, kita juga tidak bisa berandai-andai. Kita kembalikan kepada semua alat bukti yang ada. Kita tidak boleh terlalu menyudutkan polisi, dengan berbagai spekulasi atau informasi yang salah. Kalau memang sebatas itu yang ada didapatkan, mau apa kita? jelas Mangihut Sinaga.


"Tapi kalau memang bisa masyarakat membuktikan di mana ada bandarnya, di mana ada berkilo-kilo, atau berton-ton Narkoba, kasih tahu lah sama mereka. Kalau ga, kasih tahu sama saya, biar kami sama-sama ngambil. Kita tidak boleh berasumsi-asumsi, menciptakan opini yang saling menyudutkan," tegasnya.


Politisi Golkar itu juga menegaskan dan mengajak semua pihak untuk berperang melawan narkoba.


"Semua kita, pokoknya kalau NARKOBA, mari kita lawan bersama. Ga boleh main-main. Karena itu merusak generasi muda, merusak bangsa dan ekonomi negara," pungkas  Politisi Golkar itu.


Penulis : Dody

Redaktur : Rudi