![]() |
| Foto bersama usai kegiatan. (Foto/Istimewa). |
Langkat - nduma.id
Menjaga generasi muda dari ancaman Narkoba terus digelorakan.
Seperti yang dilakukan Kelompok Kerja Guru (KKG) Gugus 2 Kecamatan Binjai yang bersinergi dengan Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Langkat menggelar sosialisasi Program Implementasi Kurikulum Anti Narkoba (IKAN). Rabu 15 April 2026.
Kegiatan dihadiri lintas sektor, mulai dari unsur pendidikan hingga pemerintahan, sebagai wujud nyata dukungan terhadap upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN).
Ketua Gugus 2 Kecamatan Binjai, Janem, S.Pd, menyampaikan bahwa program ini merupakan langkah strategis untuk membekali siswa sejak dini agar memahami bahaya Narkoba.
"Ini peran kita membekali para siswa dari dampak Narkoba," kata Janem.
Sementara itu, Kepala SD Negeri 054870 Tanjung Jati selaku tuan rumah, Konni Panjaitan, S.Pd, menegaskan pentingnya kolaborasi antar instansi demi kemajuan dunia pendidikan.
Hal senada disampaikan Ketua Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S), Zul Aminurrasyid, S.Pd, yang mengapresiasi inisiatif KKG menghadirkan program relevan dengan tantangan zaman.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala BNNK Langkat, Karno Adhi Swasono, ST, M.Si, beserta jajaran memaparkan materi mengenai bahaya Narkoba dan strategi pencegahannya yang bisa diintegrasikan di lingkungan sekolah.
Kegiatan ini juga mendapatkan apresiasi tinggi dari Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Langkat, Ilhamsyah Bangun, ST, MT, serta Kabid Pembinaan SD, Muhammad Fazar Kurniawan, S.IP, yang menyatakan dukungan penuh agar program IKAN dapat diterapkan di seluruh satuan pendidikan.
Bupati Langkat, Syah Afandin, S.H, juga memberikan dukungan, menilai kolaborasi ini sebagai langkah nyata menjaga masa depan generasi daerah.
Sebagai tindak lanjut, seluruh peserta sepakat untuk segera mengimplementasikan program ini dengan memperkuat Kurikulum Operasional Satuan Pendidikan (KOSP) di masing-masing sekolah.
Penulis : Rikson
Redaktur : Rudi
