Siantar

Siantar
Jumat, 01 Mei 2026, 08:38 WIB
Last Updated 2026-05-01T06:50:39Z
. Kejaksaan. PolisiDairiGMNIKomisi Pemberantasan KorupsiMahasiswaWakil Rakyat

Di Ruang Paripurna DPRD, Aktivis Persoalkan Unggahan Medsos Diduga Dikelola Bupati Dairi

Andi Silalahi, diapit 3 petugas Satpol PP saat menyampaikan pendapat di ruang rapat. (Foto/Istimewa).

Dairi - nduma.id


Suasana rapat paripurna penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Bupati Dairi Tahun Anggaran 2025 di Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Dairi berubah ramai. Kamis 30 April 2026.


Dua aktivis mahasiswa dan pemuda mendadak melakukan penyampaian pendapat di ruang sidang itu. 


Mereka mempersoalkan unggahan di akun media sosial Facebook atas nama Vickner Bupati Dairi dan Vickner Sinaga yang dinilai menggunakan bahasa tidak pantas.


Kedua akun itu diduga di kelola oleh Bupati Dairi Vickner Sinaga.


"Kami orang yang kritis dianggap nyinyir, dianggap tidak akademisi, kami dianggap menggangu kerja Pemkab Dairi," teriak Andi Silalahi di ruang sidang. 


Kepada wartawan, Ketua Gerakan Mahasiswa Nasionalis Indonesia Kabupaten Dairi itu menyayangkan isi unggahan di akun Facebook tersebut yang dianggap merespons negatif aksi kritik masyarakat.


Khususnya aksi mereka saat memancing ikan dan menanam jagung di lubang-lubang jalan rusak di Kota Sidikalang.

 

Aksi itu menurut Andi bentuk penyampaian aspirasi yang santun dan penuh makna. 


"Sayangnya, tanggapan di akun itu justru menggunakan kalimat yang menyinggung dan kurang berkenan," ujar Andi.

 

Tak kalah tegas, Arifatullah Manik, fungsionaris Komite Nasional Pemudi Indonesia (KNPI) Sumatera Utara turut menyampaikan pendapatnya. 


Ia tidak hanya mempertanyakan unggahan akun medsos yang dinilai anti kritik, tapi juga menyoroti capaian yang dinilai kurang maksimal namun justru memperoleh penghargaan.


Beruntung Ketua DPRD Dairi Sabam Sibarani sigap meredam aksi penyampaian pendapat 2 pemuda ini, kemudian suasana paripurna kembali normal.


"Nanti saya undang di ruangan saya, kita bahas," ujar Sabam kepada Andi dan Ariff Manik.


Menanggapi hal itu, Bupati Dairi Vickner Sinaga menyampaikan dirinya memiliki sejumlah akun media sosial yang dikelola oleh tim admin. 


Kedepan ia akan melakukan penertiban dan pembinaan terhadap pengelola akun-akun tersebut agar ke depannya lebih berhati-hati dalam menyampaikan informasi.


"Tadi kan jelas ya dari segi kualifikasi tahu akun itu ya? jadi sekarang itu kan saya bilang tertib jangan lagi ya buat ya Yang sembarang," kata Vickner menjawab pertanyaan wartawan terkait akun Facebook dimaksud.


"Ada 10 akun, ini Ada foto Pak wakil berarti bukan akun akun bapak itu bukan," timpal ajudan Vickner kepada media.

 

Sementara itu, Anggota DPRD Kabupaten Dairi dari Fraksi Partai Demokrat, Halim Lumbanbatu menilai hal ini sangat disayangkan. 


Menurutnya, kritik yang disampaikan masyarakat adalah bagian dari proses membangun daerah.


Karena itu Pemerintah diharapkan bisa memberikan ruang dialog bagi masyarakat dan bukan memicu silang pendapat.

 

" Harus kita berikan ruang, dan seorang pemimpin Yang baik adalah mengajak mereka berdialog. Siapkan ruang berdialog. Apa yang mereka sampaikan itu harus kita tampung ketika memang itu menjadi sebuah masukan," kata Halim.


Sebelumnya, aksi kritik dengan memancing ikan dan menanam jagung di jalan rusak di kota Sidikalang dilakukan oleh lima aktivis yang tergabung dalam Forum Peduli Lingkungan dan Sosial Dairi. Senin 27 April 2026 lalu.


Aksi itu berlangsung di beberapa titik jalan rusak seperti Jalan Pakpak, Jalan Merdeka, Simpang Nusantara hingga di depan Kantor Bupati Dairi. 


Tindakan itu dimaksudkan sebagai pengingat agar pemerintah memperbaiki infrastruktur yang menjadi kebutuhan utama masyarakat.


Lima aktivis mahasiswa yang melakukan aksi kritis itu adalah fungsionaris Komite Nasional Pemuda Indonesia Sumatera Utara, Arifatullah Manik, Ketua Gerakan Mahasiswa Nasionalis Indonesia Kabupaten Dairi Andi Silalahi, Ketua Himpunan Mahasiswa Islam Kabupaten Dairi Dike Simbolon, Ketua Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Kabupaten Dairi Prada Maha, serta Ketua Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama Kabupaten Dairi, Yoki Bintang. (Rudi).