Siantar

Siantar
Rabu, 03 Juni 2026, 11:43 WIB
Last Updated 2026-06-03T04:43:20Z
DairiKonflik SosialMediaTNI

Cegah Konflik Sosial, Kodim 0206 Dairi Optimalkan Peran Seluruh Elemen

Letkol Inf. Fernando Batubara saat memberikan paparan mengenai pencegahan konflik sosial di Balai Budaya - Sidikalang. (Foto/Dody).

Dairi - nduma.id


Kodim 0206/Dairi menggelar kegiatan Pembinaan Komunikasi (Binkom) Cegah Konflik Sosial. Selasa sore, 2 Juni 2026.


Selain dari pihak Kodim sendiri, kegiatan yang dilaksanakan di Balai Budaya, Jalan Sisingamangaraja, Sidikalang tersebut juga dihadiri berbagai organisasi masyarakat dan kepemudaan yang ada di Kabupaten Dairi dan Pakpak Bharat, para tokoh agama, tokoh masyarakat, pihak kepolisian, serta perwakilan dari Pemerintah Kabupaten Dairi.


Ketua Tim Binkom Mabes TNI AD, Letkol Inf. Fernando Batubara, S.Sos., M.Han., yang hadir secara langsung sebagai narasumber menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mengoptimalkan peran serta masyarakat dan seluruh komponen bangsa dalam mencegah konflik sosial, khususnya di wilayah Kodim 0206/Dairi, serta untuk meningkatkan kesadaran seluruh pihak untuk tetap menjaga persatuan dan meningkatkan kewaspadaan di tengah dinamika sosial yang terus berkembang.


Dalam paparannya, Fernando menjelaskan bahwa konflik sosial dapat terjadi dikarenakan banyak faktor seperti, kesalahpahaman, perbedaan kepentingan, politik, ekonomi, penyebaran informasi yang belum tentu kebenarannya (hoaks), termasuk juga isu SARA (Suku, Agama dan Ras).


"Kita punya sejarah kelam terjadinya beberapa konflik sosial di beberapa wilayah seperti di Poso, Sampit, dan juga Ambon," ungkap Fernando.


"Konflik-konflik tersebut dipicu berbagai hal, mulai dari kesalahpahaman kecil hingga diprovokasi menjadi isu SARA," tambahnya.


Untuk itu, ia berharap agar semua elemen dapat membaca potensi-potensi konflik yang mungkin terjadi dan mampu melakukan upaya pencegahan.


"Ketika konflik itu masih kecil tidak mulai diredam atau dimitigasi maka akan sangat suli," jelasnya.


Perwira yang saat ini menjabat sebagai Pabandya-1/Renproggar Spaban I/Ren Sintelad itu berharap peran aktif seluruh pihak, baik dari unsur TNI - Polri, pemerintah daerah, maupun masyarakat untuk dapat mengantisipasi dini potensi-potensi konflik.


"Peran serta para tokoh agama, tokoh masyarakat atau adat, tokoh pemuda, sangat penting sebagai penyejuk dalam meredam konflik," ujar Pamen di Staf Intelijen AD Mabes TNI itu. 


Ia menegaskan bahwa konflik hanya dapat dicegah dengan sinergitas seluruh pihak.


"TNI-Polri tidak bisa kerja sendiri tanpa menggandeng elemen lainnya. Ini tidak bisa dicegah tanpa sinergitas," tegasnya.


Kepada seluruh pihak ia mengimbau untuk tetap menjaga komunikasi, koordinasi, dan kolaborasi.


Dengan kegiatan Binkom ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan peran aktif seluruh masyarakat demi menjaga kondusivitas di wilayah Kodim 0206/Dairi.


Penulis : Dody

Redaktur : Rudi