![]() |
| BKPRMI Sumut serahkan penghargaan Tokoh Toleransi kepada Wesly Silalahi di Pematangsiantar, Rabu 24 Juni 2026. (Foto/Ari). |
Pematangsiantar – nduma.id
Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi menerima penghargaan sebagai Tokoh Toleransi Umat Beragama se-Sumatera Utara.
Penghargaan ini diberikan oleh Dewan Pengurus Wilayah Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (DPW BKPRMI) Sumut pada acara penutupan Festival Anak Sholeh Indonesia (FASI) XIII Tingkat Provinsi Sumut, Rabu malam 24 Juni 2026 di Lapangan Adam Malik Pematangsiantar.
Acara dimeriahkan pula dengan Konser Muharram 1448 H yang menampilkan artis religi Haddad Alwi.
Ketua DPW BKPRMI Sumut, H. Syafrizal Harahap, S.H.I., menyampaikan apresiasi tinggi kepada Wesly atas kepeduliannya, termasuk perhatiannya kepada anak yatim dan sikapnya yang selalu menjaga kerukunan antar umat beragama.
Ia mencontohkan momen saat Wali Kota bersama istri membawa anak yatim berbelanja keperluan lebaran di bulan Ramadhan lalu.
“Kami sudah memberikan apresiasi sebelumnya di Rapimnas BKPRMI di Jakarta bulan Mei, dan malam ini kami sematkan gelar Tokoh Toleransi Sumut. Kami juga akan mendukung agar Bapak dapat meraih penghargaan di tingkat nasional,” ujar Syafrizal.
Dalam kesempatan itu, Tuan Guru Batak Syekh Dr. H. Ahmad Sabban El-Rahmaniy Rajagukguk, M.A., menegaskan bahwa penghargaan ini sangat layak diterima.
Ia mengingatkan bahwa Pematangsiantar telah menduduki peringkat ke-4 Kota Toleran di Indonesia.
“Keberagaman itu ibarat pelangi — indah karena warnanya berbeda. Bapak Wesly hadir di acara ini, membuktikan sikapnya yang menjadi pemimpin bagi seluruh warga tanpa memandang perbedaan. Ini bukti nyata toleransi yang hidup di kota ini,” ungkapnya.
Ia juga menyampaikan kabar bahwa Wesly akan segera mengikuti pendidikan di Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas) mewakili Sumatera Utara.
Wesly Silalahi dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasih atas penghargaan dan kepercayaan yang diberikan.
Ia mengucapkan selamat kepada seluruh peserta FASI, terutama kontingen Pematangsiantar yang berhasil meraih Juara Umum dan Pawai Terbaik tingkat provinsi.
“Penghargaan ini bukan milik saya pribadi, tapi milik seluruh warga Pematangsiantar yang selalu menjaga kedamaian. Mari sambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 H dengan menjadi pribadi yang lebih baik lagi,” ajaknya.
Selain penyerahan penghargaan, rangkaian acara juga diisi dengan kuis dari Bank Sumut serta penampilan Haddad Alwi yang turut mengapresiasi semangat persatuan di kota ini.
Turut hadir dalam acara tersebut unsur Forkopimda, anggota DPRD, Ketua MUI dan DMI Kota Pematangsiantar, perwakilan perbankan, serta pimpinan organisasi masyarakat dan perangkat daerah.
Penulis : Ari
Redaktur : Rudi
