![]() |
| Penanaman pohon kopi dan pembagian 1400 bibit kopi dan kemiri di Desa sekitar lingkar tambang. (Foto/Istimewa). |
Dairi - nduma.id
Menyambut Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang jatuh pada tanggal 5 Juni setiap tahunnya, PT Dairi Prima Mineral (DPM) membagikan 1.400 bibit kemiri dan kopi kepada petani di Kecamatan Silima Pungga-Pungga, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara.
Tahun 2026 peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia ini membawa tema Now for Climate.
Penyerahan bibit dilakukan Kamis, 4 Juni 2026, disertai kegiatan penanaman pohon bersama di Desa Longkotan Kecamatan Silima Pungga-pungga.
Aksi ini menjadi wujud komitmen perusahaan tambang ini dalam menjaga kelestarian alam sekaligus memberdayakan masyarakat dan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.
Penyerahan bibit berlangsung di Kantor Camat Silima Pungga-Pungga dan dihadiri oleh perwakilan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Dairi, Camat, kepala desa, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, serta perwakilan petani dari berbagai desa.
Radianto Airifin, Chief Legal and External Relation & Officer PT Dairi Prima Mineral menyatakan peringatan hari lingkungan hidup ini menjadi momentum tepat untuk mewujudkan tanggung jawab perusahaan.
"Pelibatan organisasi pemuda menunjukkan semangat perusahaan untuk melakukan kolaborasi dan sinergi dengan setiap lapisan masyarakat di Dairi. Kami percaya dengan kerjasama yang baik akan dapat mewujudkan pembangunan Dairi yang lebih baik,” ujar Radianto.
Menurutnya, Hari Lingkungan Hidup Sedunia ini menjadi moment untuk bertindak nyata.
Hal ini menjadi bagian dari komitmen menjalankan pertambangan yang berkelanjutan, sekaligus menjaga kualitas lingkungan khususnya di Kabupaten Dairi.
" Pembagian bibit kemiri dan kopi ini juga bentuk perhatian kami mengembangkan potensi ekonomi daerah," tandasnya.
Dalam kegiatan ini, perusahaan menggandeng organisasi pemuda Almas Lintang.
Menurut Radianto, keterlibatan generasi muda menunjukkan semangat kolaborasi dengan seluruh elemen masyarakat.
"Kami percaya dengan komitmen yang kami miliki serta kerjasama yang erat dengan semua pemangku kepentingan akan dapat mewujudkan Kabupaten Dairi yang dapat membawa kebaikan bagi generasi yang akan datang. Selain itu, program yang kami jalankan ini menunjukkan bahwa pembangunan pertanian dapat berjalan beriringan dengan industri pertambangan,” tambah Radianto
Pembagian bibit ini merupakan salah satu rangkaian program pemberdayaan masyarakat yang dijalankan secara berkelanjutan.
Sebelumnya, pada April 2026, PT DPM telah merintis percontohan budidaya ikan air tawar (Demonstration Plot) dan menggelar pelatihan khusus di Desa Polling Anak.
Sebanyak 13 pemilik kolam ikan mengikuti pelatihan yang mencakup standarisasi kolam, pengujian kualitas air, pengelolaan pakan, hingga teknik budidaya yang ramah lingkungan.
Diharapkan, para peserta dapat meningkatkan hasil usaha dan menerapkan cara bertani yang lebih profesional.
Tidak hanya di sektor perikanan, PT. DPM juga mengembangkan program agribisnis dengan memanfaatkan keunggulan daerah sebagai sentra kopi Robusta berkualitas, kakao, dan durian.
Bersama Dinas Pertanian, penyuluh, pemerintah desa, dan kelompok tani, perusahaan memberikan pelatihan teknis dan pendampingan.
Salah satu bentuk nyatanya adalah peningkatan kapasitas pertanian di Sopogadong yang diikuti 47 petani terpilih dari 200 calon peserta yang mendaftar untuk program tahun 2026.
Penulis : Rudi
Redaktur : Son
