![]() |
| Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Dairi Jaspin Sihombing, saat memberikan keterangan kepada wartawan di ruang kerjanya. (Foto/Rudi). |
Dairi - nduma.id
Pemerintah Kabupaten Dairi Sumatera Utara terus memperbaiki kualitas sarana pendidikan.
Langkah ini di dorong melalui program Revitalisasi Pendidikan oleh Kementerian Pendidikan dasar dan menengah.
Program ini berfokus pada perbaikan sarana dan prasarana sekolah agar lingkungan belajar aman dan nyaman.
Khususnya menyasar bangunan satuan pendidikan yang berusia 20 tahun ke atas, agar kembali layak, aman, dan nyaman sebagai ruang tumbuh kembang peserta didik.
Kepada wartawan, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Dairi, Jaspin Sihombing, memaparkan perkembangan program tersebut. Jumat 24 Juli 2026.
Katanya dari total usulan 15 satuan pendidikan tingkat Skolah Menengah Pertama (SMP), saat ini sudah ada 8 satuan pendidikan yang menerima dana alokasi revitalisasi sekolah tersebut.
Karena pendanaannya bersistem swakelola, satuan pendidikan penerima kini sedang mengikuti bimbingan teknis (bimtek) agar pelaksanaan pembangunan berjalan tertib, tepat mutu, dan transparan.
"Karena inikan swakelola, jadi dikelola langsung oleh Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan," kata Jaspin.
Sementara untuk jenjang Sekolah Dasar (SD), usulan revitalisasi telah diajukan kepada 58 satuan pendidikan dan saat ini masih dalam proses penjadwalan.
"Revitalisasi ini bersifat dinamis, bukan angka yang kaku. Bulan ini bisa lima, tiga bulan ke depan bisa bertambah lagi," tandas Jaspin.
Nantinya, setiap proyek akan dikelola langsung oleh Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan.
Selain program revitalisasi, Dinas Pendidikan Kabupaten Dairi juga menuntaskan perbaikan 3 sekolah yang terbakar.
Pemulihan ketiga sekolah tersebut telah dikerjakan oleh Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan dengan dukungan pendanaan dari APBN Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).
Program revitalisasi ini diharapkan tidak sekadar memperbaiki fisik bangunan, tetapi menciptakan lingkungan belajar yang sehat, aman, dan inspiratif, sekaligus memperpanjang umur layanan gedung sekolah sebagai aset penting daerah.
Penulis : Rudi
Redaktur : Son
