Siantar

Siantar
Rabu, 29 Juli 2026, 15:01 WIB
Last Updated 2026-07-29T08:01:37Z
DairiPajakPembangunan

Mudahkan Pembayaran Pajak dan Retribusi, BAPENDA Dairi & Bank SUMUT Siapkan Layanan Pembayaran QRIS dan VIRTUAL ACCOUNT

Pemkab Dairi dan Bank SUMUT usai menandatangani perjanjian kerja sama. (Foto/Dody).

Dairi - nduma.id


Pemerintah Kabupaten Dairi melalui Badan Pendapatan Daerah (BAPENDA) menandatangani perjanjian kerja sama dengan Bank SUMUT tentang penyediaan layanan QRIS dan VIRTUAL ACCOUNT berbasis Standar Nasional Open Api Pembayaran (SNAP) untuk pembayaran pajak daerah dan retribusi daerah.


Penandatanganan perjanjian kerja sama itu dilakukan oleh Kepala BAPENDA Dairi, Robot Simanullang dan Pimpinan Cabang Bank SUMUT Sidikalang, Edi Primsa Brahmana, dengan disaksikan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Dairi, Surung Charles Lamhot Bantjin, di Aula Kantor Cabang Bank SUMUT, Jalan Sisingamangaraja, Sidikalang. Rabu, 29 Juli 2026.


Kepala BAPENDA Dairi, Robot Simanullang mengatakan bahwa perjanjian kerja sama ini dilakukan untuk mendorong inovasi, percepatan dan perluasan pelaksanaan Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD).


"Langkah ini sebagai upaya untuk mengubah transaksi pendapatan dan belanja pemerintah daerah dari tunai menjadi nontunai berbasis digital," ujar Robot Simanullang.


"Selain juga untuk mewujudkan efisiensi, efektivitas, transparansi, dan juga tata kelola keuangan yang terintegrasi," tambahnya.


Robot menjelaskan bahwa kerja sama ini merupakan tindak lanjut dari Permendagri Nomor 56 Tahun 2021 tentang Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) di tingkat provinsi dan kabupaten/kota, serta Keputusan Bupati Dairi Nomor 442/580.05/10/2021 tentang Pembentukan Tim TP2DD Kabupaten Dairi.


Menurut Robot, saat ini BAPENDA juga tengah mengembangkan aplikasi Core PAD yang akan terintegrasi dengan sistem pembayaran QRIS dan Virtual Account Bank Sumut.


"Aplikasi ini memungkinkan kami memantau penerimaan PAD (Pendapatan Asli Daerah.red) yang dibayarkan wajib pajak secara real-time. Masyarakat juga bisa melihat langsung tagihan pajak dan retribusi melalui smartphone, tanpa harus datang ke kantor," jelasnya.


Kepala BAPENDA itu juga menilai bahwa dengan layanan digital ini akan mampu meminimalisir potensi kebocoran penerimaan daerah.


"Layanan digital ini tentunya akan lebih praktis, cepat, transparan, akuntabel, dan juga mampu meminimalkan potensi kebocoran penerimaan daerah," pungkasnya.


Pimpinan Cabang Bank Sumut Sidikalang, Edy Primsa Brahmana, menyampaikan kesiapan pihaknya untuk mendukung optimalisasi pendapatan daerah melalui penyediaan layanan pembayaran digital.


"Kami dari Bank Sumut akan aktif mempromosikan penggunaan QRIS ataupun Virtual Accout kepada para nasabah dan debitur," ucap Edi.


"Termasuk juga turun langsung ke Pasar Sidikalang untuk mengedukasi masyarakat mengenai kemudahan pembayaran pajak secara digital," imbuhnya.


Melalui layanan ini Edi berharap masyarakat tidak lagi menunda kewajibannya untuk membayar pajak hanya karena tidak memegang uang tunai.


"Cukup scan QRIS menggunakan smartphone, pembayaran langsung diproses secara real time," tandasnya.


Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Dairi, Surung Charles Lamhot Bantjin menyambut baik atas terlaksananya perjanjian kerja sama ini.


Menurut Charles, dengan mengubah pola pembayaran konvensional menjadi layanan keuangan berbasis digital tentunya akan mempermudah masyarakat membayar pajak dan retribusi tanpa harus bertatap muka. 


"Ini penting untuk menjaga akuntabilitas, transparansi, serta memastikan nilai pembayaran diterima secara presisi hingga rupiah terkecil," kata Charles Bantjin.


Ia meminta kepada pihak BAPENDA dan Bank Sumut untuk segera melakukan pemetaan potensi penerimaan hingga ke tingkat kecamatan untuk mengejar target Indeks ETPD Nasional minimal 65 persen.


"Sosialisasi ataupun edukasi yang dilakukan jangan hanya terpusat di Sidikalang. Kita harus menjangkau seluruh kecamatan agar optimalisasi penerimaan pajak bumi dan bangunan maupun retribusi daerah bisa tercapai," ucapnya.


Charles juga menegaakan pentingnya melakukan sosialisasi kepada masyarakat luas terkait penggunaan layanan pembayaran digital ini.


"Termasuk juga mengenai biaya administrasi harus dijelaskan agar dapat dipahami oleh masyarakat," tegas Sekda Dairi itu.


Melalui kerja sama ini, Pemerintah Kabupaten Dairi berharap penerimaan daerah akan meningkat, demi kesejahteraan masyarakat Dairi.


Penulis : Dody

Redaktur : Rudi