![]() |
| Pengurus PSSI Dairi foto bersama dengan Tim U-13 Putra Kalang di Lapangan Farel Pasaribu - Siantar. (Foto/Doc. Keri). |
Pematangsiantar - nduma.id
Perhelatan Turnamen Sepak Bola Piala Soeratin U-13 dan U-15 Tahun 2026 Tingkat Provinsi Sumatera Utara (Sumut), resmi digelar. 26 Agustus 2026 sampai dengan 29 Agustus 2026.
Pada babak penyisihan Zona 4 Sumut, PSSI Kota Pematangsiantar dipercayakan sebagai panitia penyelenggara pertandingan.
Tepatnya di Lapangan Bola Atas milik Pemerintah Kota (Pemko) Pematangsiantar, atau lebih dikenal dengan Lapangan Farel Pasaribu, Sukamaju, Kecamatan Siantar Marihat.
Masing-masing kelompok usia diikuti oleh 6 tim dari kabupaten/kota se-Sumatera Utara.
Sedangkan PSSI Kabupaten Dairi menurunkan 2 tim terbaiknya.
Untuk kelompok U-13, tim Putra Kalang (PSSI Dairi), Pedagangan Jaya (PSSI Simalungun), Sangnawawaluh FC (PSSI Pematangsiantar) yang tergabung dalam Grup G, akan berhadapan dengan PS PERPAPI (PSSI Tebing Tinggi), Generasi Putra Berastagi (PSSI Karo), serta Soposurung BDB FC (PSSI Toba) dari Grup H.
Sedangkan untuk kelompok U-15 tim Halilintar (PSSI Toba), Perdagangan Jaya (PSSI Simalungun), PS PERPAPI (PSSI Tebing Tinggi) yang tergabung dalam Grup G, berhadapan dengan FC Siantar City (PSSI Pematangsiantar), SSB Sinar Muda (PSSI Dairi), dan Singalor Lau United (PSSI Karo) dari Grup H.
Ajang Piala Soeratin merupakan wadah bagi pengembangan bakat para pesepak bola muda untuk menunjukkan potensi terbaik.
Bentuk dukungan kepada tim dari Dairi pun ditunjukkan dengan kehadiran para pengurus PSSI Kabupaten Dairi.
Hadir dalam pembukaan pertandingan Plt Ketua PSSI Dairi, Andi Prokeri Ujung, Plt Sekretaris, Domu Simbolon, Wakil Ketua, Abeng Sihite, dan juga Sangap Saraan.
"Kehadiran kita di sini sebagai bentuk dukungan kepada adik-adik kita, dan juga pelatih. Tentunya dengan kedatangan kita diharapkan akan semakin memotivasi mereka untuk memberikan penampilan terbaik selama turnamen," kata Andi Prokeri Ujung, Rabu (26/8/2026).
Menurut Keri, turnamen ini bukan sekadar kompetisi perebutan juara.
Tetapi memiliki peran penting dalam pembinaan para pemain sepak bola usia muda.
Bagaimana di tengah pertandingan yang kompetitif, para pemain harus mampu mengasah teknik, membangun mental juara, namun harus tetap selalu menjunjung tinggi sportivitas.
"Dalam sebuah pertandingan sepak bola, bagaimana menunjukkan sebuah permainan yang apik adalah hal yang utama. Jangan hanya mengejar gol, kembangkan kemampuan, berikan kemampuan terbaik, lewati limit atau batasan yang selama ini membelenggu untuk memaksimalkan potensi diri. Keluar dari zona nyaman," tandas Prokeri.
Tak hanya bagi tim dari Dairi, Ketua PSSI Dairi itu juga berharap kepada seluruh tim yang bertanding untuk selalu mengedepankan sportivitas, sembari menunjukkan hasil pembinaan yang telah mereka dapat selama ini dari para pelatih.
Senada dengan Prokeri, Sekretaris PSSI Dairi, Domu Simbolon juga berharap agar tim yang bertanding, khususnya tim dari Dairi, untuk selalu bermain dengan adil (fair play) dan sportif.
"Kita tidak ingin adik-adik ini bertanding hanya mengejar angka. Namun kita ingin agar adik-adik ini di setiap pertandingan mampu belajar kerja sama tim, sembari mengasah kemampuan individual," tutur Domu.
Tim yang lolos dari babak penyisihan Zona 4 ini, nantinya akan melaju ke babak "knock out" yang akan diselenggarakan di Medan.
Bagi PSSI Dairi, keikutsertaan Putra Kalang dan SSB Sinar Muda merupakan langkah penting untuk semakin mendorong pengembangan olahraga sepak bola bagi generasi muda di Kabupaten Dairi.
Piala Soeratin Tahun 2026 menjadi ajang pembuktian bagi para atlit-atlit muda untuk membuktikan diri mereka layak melaju ke jenjang yang lebih profesional.
" Inti dari bermain sepak bola adalah permainan tim. Ego pribadi harus dikesampingkan," Sebut Domu.
Penulis : Dody
Redaktur : Rudi
.jpg)