Siantar

Siantar
Senin, 17 Agustus 2026, 10:09 WIB
Last Updated 2026-08-17T03:15:47Z
DairiKementerian Imigrasi dan PermasyarakatanPancasilaProklamasiRumah TahananWarga Binaan

277 Warga Binaan Rutan Sidikalang Dapat Kado Kemerdekaan, 14 Orang Langsung Bebas

Dapot Tamba memberikan berkas Remisi secara simbolis kepada Warga Binaan. (Foto/Tulus).

 


Dairi - nduma.id


Suasana sukacita mewarnai upacara peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke 81 tahun di Rutan Kelas IIB Sidikalang. Senin 17 Agustus 2026.


Momen istimewa ini ditandai dengan pemberian remisi bagi sebanyak 277 warga binaan, usai pengibaran bendera Merah Putih.


Sebanyak 14 orang di antaranya langsung bebas, serta 6 orang lainnya menjalani pengurangan pidana bersyarat atau subsider.

 

Kepala Rutan Kelas IIB Sidikalang, Loviga Sembiring, menyampaikan bahwa pemberian remisi ini adalah wujud nyata kemanusiaan sekaligus dorongan agar warga binaan bertekad mengubah hidup.

 

"Kami sangat berharap kepada rekan-rekan yang telah menerima remisi, terutama yang hari ini langsung bebas, dapat kembali ke masyarakat dengan perilaku yang jauh lebih baik. Tinggalkan kebiasaan lama, dan jadilah manusia yang lebih bermanfaat bagi keluarga dan lingkungan," ujar Loviga.

 

Ia menegaskan, remisi ini diberikan berdasarkan syarat utama yang telah dipenuhi para warga binaan, yaitu berkelakuan baik, patuh pada aturan, serta lainnya.


Tradisi pemberian remisi ini menurutnya juga menjadi sarana mempererat silaturahmi dan keharmonisan antara warga binaan dengan pihak pengelola dan petugas Rutan.


Saat ini di Rutan Kelas II B Sidikalang, tercatat 432 warga binaan, dengan daya tampung resmi yang hanya 170 orang.


"Over kapasitas mencapai sekitar 270 persen," tandasnya.


Hal yang istimewa, untuk pertama kalinya, pengibaran Bendera Merah Putih dalam upacara peringatan HUT RI dilaksanakan langsung oleh warga binaan. 


Sebelumnya, tugas pengibaran bendera ini selalu dilakukan oleh petugas Rutan. 


Kesembilan warga binaan pengibar bendera ini telah dibina dan dilatih secara khusus selama satu bulan penuh.

 

Suasana semakin meriah setelah upacara dengan diadakannya lomba tradisional yang penuh tawa dan keakraban, seperti lomba makan kerupuk, memasukkan paku ke dalam botol, hingga balap karung.

 

Sementara itu, dalam arahannya, Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan mengingatkan seluruh jajaran agar memaknai kemerdekaan dengan pengabdian terbaik melalui lima arahan pokok:

 

Pertama, jaga kedaulatan negara dengan memperkuat pengawasan keimigrasian, cegah segala ancaman, serta berikan pelayanan yang mudah dan berkeadilan.


Kedua, wujudkan sistem pemasyarakatan yang aman, tertib, dan berperikemanusiaan agar warga binaan siap kembali ke masyarakat.


Ketiga, tegakkan integritas. Seragam dan jabatan adalah amanah, hindari penyalahgunaan wewenang dan jaga kehormatan institusi.


Keempat, percepat transformasi digital demi pelayanan yang lebih cepat dan transparan, tanpa meninggalkan nilai kemanusiaan.


Kelima, perkuat persatuan dan kerja sama. Hilangkan sekat antar satuan kerja, satukan hati dan langkah di bawah naungan Merah Putih untuk Indonesia yang lebih baik.


Upacara pengibaran bendera di Rutan Sidikalang di hadiri Muspida Kabupaten Dairi, mewakili pemerintah Kabupaten Dairi hadir Dapot Tamba, Asisten III Pemerintah Kabupaten Dairi.

 

Penulis : Rudi

Redaktur : Son