Siantar

Siantar
Sabtu, 01 Agustus 2026, 09:08 WIB
Last Updated 2026-08-01T02:08:34Z
Cuaca ExtrimeLingsirSianțar

Longsor 2 Lokasi di Pematangsiantar, BPBD Bersama Pemerintah Kecamatan Evakuasi Korban

BPBD evakuasi korban kebanjiran ke RSUD dr Djasamen Saragih, Kamis 30 Juli 2026. (Foto/Ari).

Pematangsiantar - nduma.id


Hujan deras pada Kamis 30 Juli 2026 malam di Kota Pematangsiantar mengakibatkan longsor dan banjir di sejumlah lokasi. 


Menindaklanjuti kejadian ini, Pemerintah Kota (Pemko) Pematangsiantar melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bersama pihak pemerintah kecamatan melakukan evakuasi korban, dan merujuk korban luka-luka ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Djasamen Saragih. 


Kepala Pelaksana BPBD Kota Pematangsiantar Dedy Idris Harahap STP MSi melalui keterangan tertulisnya menyampaikan, dari laporan sementara yang diterima pihaknya, ada 2 titik longsor di Jalan Pesantren Kelurahan Pondok Sayur Kecamatan Siantar Martoba.


Akibat longsor, 2 unit rumah kontrakan roboh. 


Sehingga 2 kepala keluarga dengan 8 korban luka-luka. 


Selain itu, 1 unit  kamar tidur santri Pondok Pesantren juga mengalami kerusakan. 


BPBD Kota Pematangsiantar bersama Pemerintah Kecamatan Siantar Martoba telah meninjau lokasi dan melakukan evakuasi korban.


"Untuk korban luka-luka, telah dirujuk ke RSUD dr Djasamen Saragih, dan korban yang sehat telah ditempatkan sementara di tempat yang lebih aman," tuturnya.


Untuk langkah selanjutnya, pemberian bantuan pangan dan keperluan sehari-hari serta melakukan perbaikan infrastruktur yang rusak.


Atas cuaca ekstrem ini, Kepala Pelaksana BPBD Kota Pematangsiantar Dedy Idris Harahap mengimbau agar warga menjaga kesehatan dan kebersihan diri dan keluarga, melaporkan setiap kejadian bencana, serta menyiapkan bahan obat-obatan dasar. 


"Jangan panik jika setiap ada bencana," pungkasnya. 


Penulis : Ari

Redaktur : Rudi