Siantar

Siantar
Sabtu, 15 Agustus 2026, 08:01 WIB
Last Updated 2026-08-16T02:01:51Z
PidatoSiantarWakil Rakyat

Pidato Kenegaraan Presiden Prabowo, Wali Kota Pematangsiantar Simak 4 Pedoman Pemerintahan

Foto bersama saat menyaksikan Pidato Kenegaraan dari Gedung DPRD Kota Pematangsiantar, Jumat 14 Agustus 2026. (Foto/Ari).

Pematangsiantar - nduma.id


Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi menyaksikan Pidato Kenegaraan Presiden Republik Indonesia (RI) Prabowo Subianto dalam Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI-DPD RI Tahun 2026 di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat 14 Agustus 2026. 


Wesly yang didampingi Ketua TP PKK Kota Pematangsiantar Ny Liswati Wesly Silalahi, dan Forkopimda menyaksikan Sidang Tahunan di Gedung DPRD Kota Pematangsiantar, Jalan H Adam Malik. 


Hadir, Ketua DPRD Kota Pematangsiantar Timbul Marganda Lingga serta Wakil Ketua DPRD Ir Daud Simanjuntak MM dan Frengky Boy Saragih.


Hadir juga, Sekretaris Daerah (Sekda) Junaedi Antonius Sitanggang dan para pimpinan OPD.


Presiden Prabowo dalam pidatonya menegaskan 4 pedomannya dalam memimpin pemerintahan.


"Untuk menunaikan janji-janji yang saya telah ucapkan, dan menunaikan sumpah saya sebagai Presiden Republik Indonesia, saya telah pimpin pemerintahan Negara Kesatuan Republik Indonesia selama 21 bulan dengan empat pedoman utama," kata Prabowo.


Pedoman pertama, Prabowo menyatakan pemerintahannya bekerja untuk menjaga dan melaksanakan perintah-perintah konstitusi, yaitu Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.


"Kedua, kami bekerja untuk menjaga, menjalankan, dan melindungi kepentingan inti nasional yang vital. The core and vital national interests. Hal ini termasuk menjaga dan mengelola dengan sebaik-baiknya kekayaan bangsa Indonesia agar dapat sepenuhnya dimanfaatkan untuk kemakmuran seluruh rakyat Indonesia," ujar Prabowo.


Pedoman ketiga, pemerintah bekerja untuk mengatasi kesulitan rakyat dalam waktu yang sesingkat-singkatnya.


"Keempat, dalam bekerja, kami selalu berorientasi kepada kepentingan rakyat, dan kepentingan anak-anak mereka, dan cucu-cucu mereka," kata Prabowo.


Prabowo kemudian menyampaikan selama 21 bulan memimpin pemerintahan seluruh janjinya untuk rakyat belum seluruhnya ditunaikan, begitu pun dengan persoalan bangsa belum seluruhnya diselesaikan.


Walaupun demikian, Prabowo menyatakan dalam waktu kurang dari 2 tahun, sejumlah persoalan bangsa yang rumit telah mulai diselesaikan oleh pemerintah.


Pidato kenegaraan yang disampaikan saat Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI-DPD RI merupakan rangkaian dari peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. 


Rangkaian acara sidang tahunan itu diawali pidato Ketua MPR RI Ahmad Muzani, kemudian Ketua DPD RI Sultan Bachtiar Najamudin.


Sidang Tahunan MPR RI tahun ini dihadiri Presiden ke-7 Joko Widodo, Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla, Wakil Presiden ke-11 Boediono, dan Wakil Presiden ke-13 KH Ma'ruf Amin, kemudian Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. 


Penulis: Ari

Redaktur: Rudi