Siantar

Siantar
Selasa, 04 Agustus 2026, 07:19 WIB
Last Updated 2026-08-04T02:19:48Z
KebakaranPolisiSianțar

Satu Rumah Semi Permanen Ludes Terbakar di Siantar Sitalasari, Kerugian Capai Rp30 Juta

Petugas Cek TKP kebakaran di Jalan Bahtorop Ujung, Minggu 2 Agustus 2026. (Foto/Ari).

Pematangsiantar – nduma.id


Sebuah rumah semi permanen milik warga di Jalan Bahtorop Ujung, dekat Perumahan Eva Residen, Kelurahan Setia Negara, Kecamatan Siantar Sitalasari, Kota Pematangsiantar, hangus dilalap api pada Minggu pagi 2 Agustus 2026. 


Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kerugian materi ditaksir mencapai Rp30 Juta.

 

Kapolsek Siantar Martoba AKP Martua Manik menjelaskan, rumah yang terbakar tersebut tercatat milik Abiner Parsambilan Sitorus (59), warga Jalan Beringin, Kelurahan Kahean, Kecamatan Siantar Utara, dan sehari-harinya dijaga oleh Epplin Sitanggang (23).

 

Berdasarkan keterangan saksi, peristiwa bermula sekitar pukul 09.00 WIB saat Epplin meninggalkan rumah karena dipanggil temannya. 


Tepat pukul 10.30 WIB, 2 warga yang baru pulang dari gereja Robert Situmorang (46) dan Duha (55) melihat kepulan asap pekat serta mendengar ledakan kecil dari dalam rumah tersebut.

 

Kedua saksi segera menghubungi Epplin, pemilik rumah, serta memanggil petugas Pemadam Kebakaran (Damkar). 


Korban pun segera mendatangi lokasi dan dibantu warga berupaya menyelamatkan sejumlah barang berharga, seperti mesin pemotong rumput.

 

Barulah sekitar 30 menit kemudian, 2 unit mobil Damkar dari Pemko Pematangsiantar tiba di lokasi. 


Api berhasil dipadamkan sekira pukul 11.20 WIB.

 

Selain bangunan rumah yang rata dengan tanah, sejumlah barang milik penghuni turut hangus terbakar, antara lain satu unit sepeda motor Suzuki Shogun, traktor mini, mesin doorsmer, timbangan duduk 100 Kg, kompor gas, 300 Kg jagung kering, 30 karung pupuk dolomit, serta peralatan dapur lainnya.

 

Berdasarkan pemeriksaan sementara di lokasi, diduga kuat sumber api berasal dari instalasi listrik lama yang baru saja digunakan kembali tiga hari sebelum kejadian.

 

"Sumber api diduga berasal dari colokan listrik yang baru dipindahkan ke titik lama yang sudah lama tidak digunakan. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kerugian material ditaksir sebesar Rp30 juta," pungkas AKP Martua Manik.

 

Saat ini personil kepolisian masih melakukan pendalaman untuk memastikan penyebab pasti kebakaran.


Penulis: Ari

Redaktur: Rudi