![]() |
| Jalan yang sudah teraspal. (Foto/Istimewa). |
Dairi - nduma.id
Di tengah keterbatasan anggaran daerah, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Dairi terus bergerak memperkuat konektivitas warga.
Melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR), Pemkab melakukan pemeliharaan ruas Jalan JRS Kedeberek–Sarintonu–Lau Pangguh Link. 060, Kecamatan Tigalingga.
Penanganan jalan tersebut memanfaatkan Dana Transfer ke Daerah (TKD) untuk dana kebencanaan.
Langkah ini menjadi strategi Pemkab Dairi dalam mengoptimalkan sumber pembiayaan yang tersedia untuk infrastruktur yang mendesak.
Bagi masyarakat Tigalingga, ruas jalan tersebut bukan sekadar akses, melainkan urat nadi. Jalan yang layak menentukan kelancaran mobilitas, keselamatan pengguna, hingga distribusi hasil pertanian yang menjadi penopang ekonomi warga.
Pemanfaatan TKD kebencanaan dinilai relevan dengan kondisi geografis Dairi yang memiliki sejumlah titik rawan bencana.
Penguatan infrastruktur jalan sekaligus menjadi bagian dari mitigasi untuk menjaga konektivitas antar wilayah agar tidak terisolasi saat bencana terjadi.
"Melalui penanganan jalan tersebut, pemerintah daerah berupaya memastikan akses masyarakat tetap terjaga sekaligus mendukung aktivitas perekonomian di kawasan Tigalingga.Langkah ini sejalan dengan komitmen Pemkab Dairi untuk mempercepat penanganan infrastruktur jalan secara bertahap sesuai kemampuan anggaran yang tersedia," demikian keterangan Dinas PUTR. Jumat (18/9/2026).
Sebelumnya, skema serupa juga telah diterapkan Pemkab Dairi untuk penguatan badan jalan dan pengendalian potensi longsor di beberapa lokasi.
Upaya ini menunjukkan bahwa perbaikan jalan tidak hanya untuk kenyamanan, tetapi juga menjadi langkah antisipasi untuk menjaga akses masyarakat di tengah tantangan geografis Dairi yang cukup berat.
Penulis : Real
Redaktur : Rudi
