![]() |
| Jenazah almarhum saat di RSUD Sidikalang. (Foto/Dody). |
Dairi - nduma.id
Jajaran Polres Dairi berduka.
Jumat 25 September 2026 siang kemarin, kabar menyayat hati terdengar di tengah kepanikan peristiwa kebakaran rumah di jalan Sisingamangaraja, Kelurahan Batang Beruh, Kecamatan Sidikalang, Kabupaten Dairi Sumatra Utara.
Aiptu Herbin Silaen, yang bertugas sebagai Kanit Patroli di Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Dairi, berpulang saat menjalankan tugasnya sebagai seorang personel kepolisian, di tengah musibah kebakaran rumah.
Kapolres Dairi, AKBP Otniel Siahaan di sela proses pemulasaran jenazah almarhum di RSUD Sidikalang, mengatakan bahwa almarhum wafat sesaat setelah tiba di rumah sakit menghantarkan keluarga korban.
Diceritakan, ditengah peristiwa kebakaran itu, seorang ibu terguncang, histeris, ketika mengetahui putranya MA (4) menjadi korban dari jilatan api.
Di saat itulah, Almarhum hadir, membawa mobil patroli, mengantar sang ibu yang berduka itu ikut bersama ambulans menuju Rumah Sakit Umum Daerah Sidikalang.
"Saat almarhum sampai di rumah sakit menghantarkan ibu korban, ketika turun dari mobil beliau tiba-tiba jatuh ke lantai dan tak sadarkan diri," kata Otniel.
Melihat Herbin terjatuh, rekan-rekannya bersama tim medis rumah sakit langsung bergegas mengangkat untuk segera dilakukan tindakan medis.
Namun takdir berkata lain, Herbin menghembuskan nafas terakhirnya saat perawatan medis dilakukan.
"Sempat dirawat intensif kurang lebih setengah jam. Saya datang, almarhum sedang dirawat intensif," jelasnya.
Otniel juga mengakui kalau almarhum merupakan sosok petugas kepolisian yang baik.
"Almarhum ini merupakan salah satu anggota yang terbaik. Mungkin masyarakat Dairi ataupun Sidikalang mengenal sosok beliau. Bagaimana beliau selalu terdepan melayani masyarakat. Baik pada saat pengaturan lalu lintas dan lain hal," ungkap Kapolres Dairi itu.
"Pada saat antre BBM, pasti masyarakat sering meihat beliau," imbuhnya.
Pantauan wartawan di rumah sakit, para rekan sejawat almarhum dari jajaran Polres Dairi, keluarga dan juga masyarakat berbondong-bondong datang ke ruang jenazah RSUD Sidikalang, seakan tak percaya dengan kepergiannya.
Tangis keluarga pun pecah saat melihat jenazah almarhum yang terbaring di ruang jenazah.
Masyarakat yang datang tak kuasa menahan tangis.
"Orang baik tulang ini. Ga nyangka aku meninggal tulang ini. Sering kami ketemu," kata seorang warga boru Limbong sambil meneteskan air mata.
Hal senada juga disampaikan warga lain yang datang untuk melihat jenazah almarhum.
"Baik kali abang ini, ramah. Yang dua hari belakangan ini masih sama kami makan siang. Tadi pagi pun kami ketemu di jalan," kata warga lainnya.
Rekan almarhum dari satuan lain juga tak menduga dengan kepergiannya.
"Baru tadi pagi kami ngobrol dan bercanda dengan abang ini. Seakan ga percaya aku," kata rekan almarhum sesama anggota kepolisian.
Atas kepergian Aiptu Herbin Silaen, jajaran Polres Dairi pun menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya, berharap keluarga yang ditinggalkan tetap tabah dan kuat.
Semoga almarhum diterima di sisi Tuhan Yang Maha Esa.
Penulis: Dody
Redaktur: Rudi
