DPM

DPM

Polres

Polres

Balon Golkar

Balon Golkar
Jumat, 27 Mei 2022, 22:53 WIB
Last Updated 2022-05-27T16:04:54Z
Dairi

Markus Purba : Surat Peringatan Terakhir Untuk Kader Tak Patuh Aturan Adalah Sikap Tegas

Markus Purba dan Surung Simanjuntak. (Foto/Rudi).

DAIRI, Sidikalang - nduma.id

Ketua DPD Partai Demokrat Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, Markus Purba menanggapi kabar yang mengatakan ada konflik internal di Partai Demokrat Kabupaten Dairi.

Dia memastikan saat ini kondisi Partai Demokrat Dairi baik-baik saja tidak ada konflik.

Kalaupun ada hanya riak kecil biasa dalam menyambut Musda Partai Demokrat Dairi.

Terkait adanya surat peringatan terakhir yang di layangkan kepada kader partai demokrat, Markus tidak berdalih.

Menurutnya surat peringatan itu adalah tindakan tegas yang harus di lakukan kepada kader yang tidak patuh aturan.

"Apa lagi kalau yang tidak patuh itu pimpinan legislatif. Kepada Partai saja tidak patuh, bagaiman ke rakyat," kata Markus, Jumat (27/5/2022).

Seorang pimpinan itu di katakanya haruslah menjadi contoh, tidak cuma dihadapan rakyat tapi juga dilingkungan internal.

"Apalagi secara sadar yang bersangkutan mengakui kontribusi partai tidak di bayarkan selama 2 tahun melalui bendahara" kata Markus, Jumat (27/5/2022).

Peringatan pertama, kedua dan terakhir kata Markus sudah dilakukan sesuai rapat unsur pimpinan. 

Surat peringatan terakhir tertanggal 9 Mei 2022.

"Kader itu harus patuh kepada peraturan partai. Karena sampai 2 tahun tanpa ada informasi yang jelas dan tidak ada keinginan membayar dan banyak janji yang tidak di tepati termasuk bantuan alat kantor," kata Markus.

Sebagai ketua DPC Markus memang mengaku kecewa  karena sebagai pimpinan legislatif seharusnya menjadi contoh dan bertanggung jawab dengan aturan partai.

Yang bersangkutan bisa terkena sangsi Pergantian Antar Waktu sebagai anggota legislatif karena langgar aturan. 

Dijelaskannya surat peringatan terakhir itu di tandatangani Ketua DPC Demokrat Dairi bersama Sekretaris dan di tembuskan ke DPP Partai Demokrat di Jakarta. DPD Partai Demokrat Sumatera Utara di Medan dan Anggota Fraksi Demokrat di DPRD Dairi.

Isi surat peringatan terakhir karena yang bersangkutan tidak mematuhi aturan kepada partai sebagai legislatif. (nd1).