DPM

DPM

Polres

Polres

Balon Golkar

Balon Golkar
Jumat, 03 Juni 2022, 06:02 WIB
Last Updated 2022-06-05T23:05:35Z
Dairi

KPU dan Pemkab Dairi Gelar DP3 di 4 Dapil

Jenny Ester Pandiangan, Komisioner KPU Dairi. (Foto/Rudi)

DAIRI, Sidikalang - nduma id

Menyambut pemilu tahun 2024, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Dairi Sumatera Utara menggelar Program Desa Peduli Pemilu dan Pemilihan.

Program ini kerjasama antara KPU Dairi dengan Pemerintah Kabupaten Dairi, menyasar 4 desa di empat daerah pemilihan, dengan merekrut 25 orang kader di setiap dapil untuk di latih mengenai isu isu kepemiluan dan demokrasi. 

"Ada 4 lokus di 4 dapil di Kabupaten Dairi, 25 kader di setiap desa yang di latih selama dua hari terkait dengan isu demokrasi kepemiluan dan juga turunannya," kata Jenny Ester Pandiangan, Komisioner KPU Dairi. Jumat (3/6/2022).

Targetnya adalah saat tahapan pemilu 2024 nanti di mulai, KPU Dairi sudah memiliki 100 kader di desa yang tersebar di 4 daerah pemilihan.

Kader saat di berikan materi pemilu. ( Foto/ Rudi).

Harapannya para kader nantinya bisa menjadi relawan yang menularkan ilmu yang di dapat dari KPU kepada masyarakat sekitarnya dengan sehingga pemilu bisa berjalan lancar dan partisipasi masyarakat meningkat.

"Di daerah pemilihan satu, program Desa Peduli Pemilu dan Pemilihan ini kita laksanakan di kantor Kelurahan Bintang Hulu dengan mengkader 25 orang untuk di latih selama dua hari," ujar Jenny.

Disini para kader dilatih untuk mengenal terkait dengan isu demokrasi kepemiluan dan juga turunannya seperti menolak politik uang, menolak hoaks, serta faham hak-hak dan kewajibannya sebagai pemilih.

Sedangkan di daerah pemilihan dua akan digelar di desa Soban di Kecamatan Siempat Nempu.

Di dapil empat di gelar di Desa pegagan julu III Kecamatan Sumbul, dan dapil tiga di desa Palding Jaya di Kecamatan Tigalingga.  

"Jadi ada 4 lokus, terdiri daripada 25 orang kader. 

Jadi  total yang akan kita kader selama program ini berjalan 3 bulan itu ada 100 orang kader, yang akan kita kader dengan isu isu kepemiluan dan demokrasi," Sebut Jenny. (nd1).