Demokrat

Demokrat

Domian

Domian

Wahyu Sagala

Wahyu Sagala
Sabtu, 16 Juli 2022, 10:55 WIB
Last Updated 2022-07-17T04:00:49Z
Daerah

BKPRMI Siap Dukung Mabes Polri Sikat Praktek Judi

Said Aldi Al Idrus usai menyerahkan bantuan bingkisan kepada 500 kaum dhuafa dan anak yatim di Perumnas Mandala Medan. (Foto/SMSI)

Medan – nduma.id

Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) siap mendukung Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia (Mabes Polri) untuk memberantas praktik judi.

Ketua Umum DPP BKPRMI Said Aldi Al Idrus mengatakan praktek judi ini semakin marak di Indonesia.

“Praktik judi online, slot, togel dan tembak ikan yang saat ini semakin marak di Indonesia harus diberantas habis. BKPRMI sangat mendukung tindakan tegas Kapolri melalui Kabareskrim Mabes Polri untuk menyikat habis praktik haram yang membuat masyarakat resah ini,” kata Said Aldi usai menyerahkan bantuan bingkisan kepada 500 kaum dhuafa dan anak yatim di Perumnas Mandala Medan, Sabtu (16/7/2022).

Dukungan ini di lontarkan menyusul sikap tegas Kapolri melalui Kabareskrim Mabes Polri, Komjen Pol Agus Andrianto yang memerintahkan seluruh Kepolisian Daerah di Indonesia agar fokus memberantas habis segala bentuk perjudian online yang ramai saat ini.

Masyarakat dikatakan sudah resah terutama Slot Online yang mudah diakses, tidak hanya kalangan muda tapi merambah ke semua usia.

“Miris kita melihatnya, para generasi muda dan juga usia lainnya rela menghabiskan waktu berjam-jam hanya untuk main Slot Online. Ini akan merusak mental dan pemikiran masyarakat khususnya generasi muda Indonesia,” papar Said Aldi.

Said pun mendorong Polda di Indonesia untuk segera memberantas praktik judi, Khususnya Polda Sumatera utara. 

Sekretaris Jenderal Dunia Melayu Dunia Islam (DMDI) itu mendukung sepenuhnya Kapolda Sumut Irjen Pol P.Z Panca Putra Simanjuntak untuk membersihkan praktik judi.

“Seperti di Kabupaten Karo dan Binjai, elemen masyarakat disana sudah bergerak berupaya menutup lokalisasi perjudian. Bahkan Ketua DPRD Sumut  juga telah meminta polda Sumut untuk segera memberantas praktik perjudian disana yang sudah sangat meresahkan,” tegasnya.

Said Aldi juga meminta tokoh masyarakat dan pemuka agama serta pemuda remaja masjid untuk selalu mengingatkan warga terhadap dampak negatif yang ditimbulkan dari judi.

“Tidak ada yang bisa kaya dari judi, yang ada hanya harta terkuras habis, Jangan sampai generasi muda dan masyarakat lainnya hancur dikarenakan judi,” cetusnya.

Semua elemen masyarakat diajaknya terlibat dalam pemberantasan judi ini karena kepolisian tidak bisa bekerja sendiri.  

“Mengingatkan warga dan pemuda serta remaja terhadap bahaya judi bagi keluarga dan lingkungan mari kita dukung bersama kebijakan Polri dalam menjaga kamtibmas yg lebih baik di Indonesia,” pungkasnya. (Raden)