Demokrat

Demokrat

Domian

Domian

Wahyu Sagala

Wahyu Sagala
Kamis, 21 Juli 2022, 10:30 WIB
Last Updated 2022-07-24T03:35:04Z
DaerahPakpak Bharat

Edy Rahmayadi Tanam Jagung, Bertemu Camat, Kades dan Guru di Pakpak Bharat

Gubernur Sumut Bersama Bupati Pakpak Bharat tanam jagung. (Foto/Harapan)

PAKPAK BHARAT, Siempat Rube –nduma.id

Kunjungan kerja Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi bersama rombongan ke Kabupaten Pakpak Bharat, Sumatera Utara disambut Bupati Pakpak Bharat, Franc Bernhard Tumanggor dan forkopimda Pakpak Bharat.

Mengawali kunjungannya, Gubernur datang bersama Ketua TP PKK Sumut Nawal Lubis dan jajaran OPD terkait.

Di Pakpak Baharat  rombongan melakukan tanam perdana jagung menggunakan mesin di Desa Traju, Kecamatan Siempat Rube.

Kata Edy tanah di lokasi itu subur dan cocok pengembangan budidaya jagung.

 

“Begitu saya melihat tanah ini, memang berpotensi tanaman jagung,” kata Edy. Rabu (20/7/2022).

 

Disini gubernur memberikan bantuan bibit dan peralatan pertanian kepada masyarakat Desa Teraju.

 

Untuk mengembangkan pertanian secara keseluruhan, Edy meminta petani harus juga didukung dengan pendekatan modernisasi alat-alat pertanian, pemberian pupuk tidak bergantung pada pupuk kimia, dan membiasakan dengan pupuk organik.

 

“Saya berharap ke depan pupuknya adalah pupuk organik. Tadi sudah ada contoh pupuk organik, tapi masih impor dari daerah-daerah lain,” ujarnya.

Dari situ kegiatan berlanjut ke pertemuan bersama kepala desa, camat dan para guru, menyampaikan pesan penting bagaimana menjadikan potensi alam di Pakpak Bharat, dapat menyejahterakan rakyat di Aula BPSDM Pakpak Bharat.

Dari situ kegiatan dilanjutkan menyusuri jalur sungai dan beristirahat, salat dan makan siang (Isoma) di tepi Sungai Ordi, kawasan Desa Penanggalan Binanga Boang, Kecamatan Salak.

Suasana asri di tepian sungai menyapa rombongan, sambil berbincang bersama Bupati Pakpak Bharat Franc Bernhard Tumanggor dan Wakil Bupati Mutsyuhito Solin beserta para istri.

Berselang satu jam, rombongan pun mulai menyusuri jalur menuju Kecamatan Pagindar, dengan waktu tempuh sekitar 2 Jam 30 Menit, melewati medan berkelok, curam dan terjal.

Kondisi jalan yang berbatu, membuat pergerakan kendaraan melambat.

Setibanya di Kecamatan Sibagindar, Gubernur bersama Bupati dan Wakil Bupati kemudian mengunjungi perkampungan, dimana masyarakatnya sebagian besar membudidayakan tumbuhan Serai, dan mengolahnya menjadi minyak untuk kesehatan.

Sebagaimana disebutkan, bahwa ada 57 KM jalan Provinsi di Pakpak Bharat, dimana saat ini pembangunannya sudah mulai dikerjakan. Sehingga diharapkan jalur lintas kabupaten akan mudah dilalui sehingga akses mobilitas pertanian lebih cepat.

Usai kegiatan di Kecamatan Pagindar, Gubernur kemudian memutuskan untuk menempuh jalur lain menuju Sidikalang, Kabupaten Dairi untuk kegiatan hari berikutnya. Rute ini juga sangat ekstrim, karena jalur naik turun yang curam, ditambah bebatuan besar. (Obah)