Demokrat

Demokrat

Domian

Domian

Wahyu Sagala

Wahyu Sagala
Rabu, 13 Juli 2022, 09:48 WIB
Last Updated 2022-10-05T02:52:03Z
Dairi

Pemkab Dairi Berkomitmen Menurunkan Stunting

Penandatanganan komitmen aksi percepatan penurunan stunting Kabupaten Dairi. (Foto/Kominfo Dairi)

DAIRI, Sidikalang - nduma.id

Pemerintah Kabupaten Dairi rembuk aksi percepatan penurunan stunting Kabupaten Dairi, Rabu (13/07/2022) di Balai Budaya Sidikalang.

Bupati Dairi mengatakan stunting adalah masalah utama kualitas sumber daya manusia Indonesia.

Jika anak Indonesia banyak stunting, maka ambisi, aspirasi bangsa dalam membangun  bangsa jangka panjang akan terhambat.

“Itu sebabnya stunting tidak bisa diselesaikan oleh satu sektor saja. Harus sistematis dan terukur oleh setiap sektor agar kemampuan kualitas hidup pencegahan stunting dapat dilakukan. Tanggung jawab ini wajib dilakukan untuk menjaga generasi di masa depan agar tumbuh kembangnya dapat berjalan dengan baik. Semua itu dimulai dari keluarga sebagai bagian terkecil sebuah bangsa,” kata bupati.

Secara normatif, aksi pencegahan stunting diutarakan Eddy Berutu merupakan program strategis nasional.

Disampaikan, bahwa jajaran pemerintah mulai dari pusat sampai ke tingkat bawah wajib melaksanakan rembuk stunting, dan Kabupaten Dairi mendapat perhatian khusus akan hal tersebut.

“Kita sudah mendapat kunjungan Kepala BKKBN Pusat, pak Hasto Wardoyo, artinya kita masuk dalam perhatian tinggi. Jadi, upaya penurunan stunting ini harus mendapat dukungan perhatian juga sebagai imbal baliknya. Kita paham, di tengah krisis memang banyak keterbatasan, namun banyak juga program yang hendak dicapai, untuk itu kita harus bersatu-padu,” ujar bupati.

Lebih jauh Bupati Eddy menyebutkan, penanggulangan stunting membutuhkan intervensi gizi sensitif mulai dari 1000 hari kelahiran anak,  stimulan yang diberikan di masa ini, akan sangat berpengaruh pada tumbuh kembangnya di masa depan. Dengan rembuk stunting ini, tambah Bupati, Pemerintah Kabupaten Dairi akan berupaya untuk menurunkan angka stunting dengan menghasilkan keputusan bersama agar target yang telah ditentukan dapat tercapai.

“Saya minta pihak terkait agar melakukan setiap rencana aksi secara terintegrasi sesuai dengan peran masing masing,” kata bupati.

Adapun yang menjadi narasumber dalam rembuk stunting tersebut adalah, Hery Valona Ambarita, S.Kep, MKes, selaku Kabid Kesmas Dinkes Provinsi Sumatera Utara, Rizal Effendi, selaku Tenaga Ahli LGCB ASR Regional I Ditjen Bina Bangda Kemendagri, Syamsu Rizal Lubis, SH, S.Sos, MH sebagai Koordinator Bidang Dalduk, BKKBN Perwakilan Sumatera Utara, dan Ika Hardina Lubis, SE, MA, MSE sebagai kepala bidang perencanaan Sumber Daya Manusia Bappeda Prop.Sumatera Utara

Dalam rembuk stunting tersebut dilakukan penandatanganan komitmen aksi percepatan penurunan stunting Kabupaten Dairi oleh Bupati Dairi, Sekretaris Daerah, Kapolres, mewakili Dandim, serta OPD terkait.

Rembuk stunting dihadiri Bupati Dr Dairi Eddy Keleng Ate Berutu, Sekretaris Daerah, Budianta Pinem, Unsur Forkopimda, hadir Kapolres Dairi AKBP Wahyudi Rahman, mewakili Dandim 0206, kepala Bappeda, Charles Bancin, Kadis Kesehatan dr. Henry Manik, Pimpinan OPD lain, Camat serta undangan lainnya.

(Kominfo Dairi/nd1).