Demokrat

Demokrat

Domian

Domian

Wahyu Sagala

Wahyu Sagala
Jumat, 21 Oktober 2022, 20:33 WIB
Last Updated 2022-10-21T13:33:26Z
BasarnasDanau TobaSimalungun

Basarnas Medan Rapat Penyusunan Kontingensi di Danau Toba

Suasana Rapat Penyusunan Kontingensi. (Foto/Sariman)

Simalungun – nduma.id


Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Medan melaksanakan penyusunan rencana Kontingensi kecelakaan kapal tenggelam di perairan Danau Toba, Rabu (19/10/2022).


Bertempat di Hotel Khas Parapat, acara dibuka Kepala Seksi Operasi Basarnas Medan, Zul Indra, didampingi Abdullah Komaeny selaku Sub Koordinator Standarisasi Operasi Basarnas.


"Perencanaan Kontingensi sangat diperlukan sebagai langkah kesiap siagaan dalam menghadapi kemungkinan terjadinya kecelakaan kapal, sehingga melalui kontingensi ini kita dapat mengurangi ketidakpastian melalui pengembangan skenario dan asumsi-asumsi proyeksi kebutuhan untuk tanggap darurat." kata Zul Indra.


Kontingensi SAR (Search And Rescue)  bertujuan untuk mensinergikan dan menyamakan persepsi antara Basarnas dengan seluruh potensi SAR dalam pelaksanaan operasi SAR khususnya kecelakaan kapal di perairan Danau Toba,


“Melalui kegiatan ini dapat menimbulkan kesadaran akan pentingnya komunikasi dan koordinasi antara stakeholder terkait yang nantinya dapat diformulasikan menjadi acuan bersama dalam pelaksanaan operasi SAR melalui latihan operasi SAR dan dapat diterapkan apabila terjadi kecelakaan kapal di sekitar kawasan Danau Toba," jelasnya.


Rapat Penyusunan Rencana Kontingensi dihadiri 18 orang perwakilan dari beberapa instansi terkait dan juga perkumpulan atau organisasi yang berhubungan dengan aktivitas perkapalan di sekitar perairan Danau Toba.


Setelah penyampaian materi tentang sistem SAR dan pengenalan UU Pencarian dan Pertolongan, selanjutnya dilakukan sesi diskusi dan beberapa pertanyaan dari para peserta selanjutnya diakhir acara dilakukan foto bersama. (SS/nd1).