Domian

Domian

Wahyu Sagala

Wahyu Sagala
Jumat, 07 Oktober 2022, 15:28 WIB
Last Updated 2022-10-07T08:35:40Z
DairiPesta Budaya

Pesta Budaya Njuah-njuah 2022 Kabupaten Dairi, Ada Lapak Gratis Untuk Pedagang

Kantor Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Dairi

DAIRI, Sidikalang - nduma.id

Event pesta Budaya Njuah-njuah di Kabupaten Dairi Sumatera Utara akan di gelar meriah.


Event tahunan ini dijadwal berlangsung 2 hari, mulai 13 Oktober 2022 sampai 14 Oktober 2022 mendatang di Gedung Nasional Djauli Manik Jalan Sisingamangaraja, Sidikalang.


Rahmatsyah Munthe, Kepala Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Dairi mengatakan, untuk menggairahkan ekonomi, panitia akan menutup jalan selama event berlangsung.


" Dua hari. Dari simpang Bank Sumut sampai lampu merah kita tutup disitu," kata Rahmat, Jumat (7/9/2022).


Akses rencananya akan di alihkan melalui jalan Gereja atau pasar lama Sidikalang.


Disepanjang jalan yang ditutup nantinya akan di pasang teratak tempat pedagang.


"Kita sediakan tenda nanti. mereka berjualan disitu," ujar kadis.


Untuk lapak itu, pedagang katanya tidak di pungut biaya, hanya saja harus berkoordinasi dengan forum UKM yang mewadahi.


"Yang pasti gratis. Melalui wadah itu," tutur Rahmat.


Berbagai acara digelar seperti, Kirab Budaya, Lomba Peragaan Busana, Lomba Permainan Tradisional, Eksibisi Oles, Sendratari, Lomba Persinabul dan Pertunjukan Budaya.


Isi acara menggambarkan indahnya harmoni keberagaman budaya dan etnisitas.


"Artinya tidak hanya Pakpak aja di tunjukkan," tutur Rahmat.


Yang menarik kata Rahmat nanti ada pertunjukan Reok dari Jawa. 


Kemudian Sendratari atau kolaborasi pertunjukan seni drama dan tari yang mengangkat cerita rakyat atau legenda tanah pakpak.


Sendratari ini katanya, selain menjadi sumber hiburan, juga menjadi media pengenalan dan pembelajaran sejarah Kebudayaan Pakpak kepada generasi muda.


Hal lain yang membedakan lagi, ada lomba Persinabul yang pesertanya kelompok-kelompok masyarakat. 


Perlombaan Persinabul ini kata Rahmat di latar belakangi dari regenerasi Persinabul yang minim. 


Untuk mendukung daya tarik wisatawan, pihaknya sudah bekerja sama dengan agen travel dan pelaku usaha seperti hotel agar memberikan diskon 15 persen bagi wisatawan yang datang.


Kemudian mengajak pelaku ekrab agar menjual merchandise terkait pesta Budaya Njuah Njuah, seperti kaos.


Serta bekerja sama dengan Kemenparekraf mempublikasikan kegiatan di media mereka, di sejajarkan dengan Bali dan Bintan.


Persiapan dikatakan Rahmat sudah rampung mencapai 80 persen.


Antusias masyarakat dari kecamatan di nilainya tinggi.


Kontingen dari kecamatan dan desa nantinya hadir dengan membawa luah masing-masing.


"Target awalnya 1500 tapi karena antusias, masyarakat udah 3000 mendaftar untuk kirap," tungkas Rahmat.


Seluruh acara di kemas dengan anggaran 700 Juta Rupiah dari APBD Kabupaten Dairi tahun 2022.


Event di managemani langsung oleh Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Dairi, bukan pihak ke tiga. (nd1).