Demokrat

Demokrat

Domian

Domian

Wahyu Sagala

Wahyu Sagala
Sabtu, 05 November 2022, 07:25 WIB
Last Updated 2022-11-05T00:27:33Z
Gagal Ginjal AkutKesehatanNasional

Posko Aduan Korban Gagal Ginjal Akut Dibuka

Martin Manurung, Ketua Komisi VI DPR RI. (Foto/Wis).

JAKARTA - nduma.id


Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN) membuka posko pengaduan konsumen korban gagal ginjal akut.


Posko dibuka sebagai tindak lanjut rapat kerja 

Komisi VI DPR RI bersama BPKN, pada Kamis 3 September 2022 lalu.


Respon BPKN ini di apresiasi Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Martin Manurung.


Martin berharap penanganan korban hingga identifikasi masalah gagal ginjal akut pada anak dapat lebih cepat dilakukan.


“Posko ini juga dapat membantu para orang tua korban gagal ginjal yang selama ini bertanya-tanya. Tidak hanya sebagai wadah menampung laporan masyarakat yang menjadi korban, posko ini juga kita harapkan dapat memberikan advokasi kepada keluarga korban,” kata Martin, Jumat (4/11/2022).


Sebagai mitra kerja, Komisi VI DPR RI katanya akan terus mengawal proses BPKN mencari fakta dan mengadvokasi hak-hak konsumen yang menjadi korban.


Ketua BPKN Rizal Edy Halim mengatakan pihaknya membuka posko pengaduan korban kasus gagal ginjal akut pada anak melalui nomor WhatsApp 08153-153-153. 


Posko ini dibuka sampai akhir November 2022.


Sementara itu data dari Kementerian Kesehatan RI per 31 Oktober 2022, kematian anak disebabkan gagal ginjal akut mencapai 159 anak.


Juru bicara Kemenkes Mohammad Syahril mengatakan, tingkat kematian atau fatality rate kasus gagal ginjal ini mencapai 52 persen. 


Tingkat kematian tertinggi anak berusia 1-5 tahun, dengan total mencapai 106 kasus.


Kemudian anak usia 6-10 tahun sebanyak 23 kasus, bayi di bawah 1 tahun 21 kasus, dan anak-anak usia 11-18 tahun mencapai 9 kasus. 


Jumlah kasus kumulatif gagal ginjal akut hingga 31 Oktober mencapai 304 kasus yang tersebar di 27 provinsi di Indonesia. (nd1).