Demokrat

Demokrat

Domian

Domian

Wahyu Sagala

Wahyu Sagala
Kamis, 17 November 2022, 17:09 WIB
Last Updated 2022-11-17T10:09:56Z
Kejari MedanKorupsiMedanProyek Rusak

GMNI Medan Desak APH Periksa Pihak Terkait Gedung Kejari Medan Rubuh

Ketua DPC GMNI Kota Medan, Surya Dermawan Nasution. (Foto/Istimewa).

Medan - nduma.id


Salah satu gedung Kantor Kejari Medan yang baru di bangun roboh pada 11 November 2022 lalu.


Padahal bangunan itu baru saja dikerjakan sejak awal tahun ini dengan anggaran dari APBD Kota Medan.


Ketua Dewan Pengurus Cabang Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (DPC GMNI) Kota Medan, Surya Dermawan Nasution mendesak Aparat Penegak Hukum (APH) melakukan pemeriksaan terhadap pihak terlibat dalam pengerjaan proyek itu.


"Anggaran yang fantastis dan kondisi gedung yang tidak bertahan lama sudah bisa menjadi pintu masuk APH untuk memanggil dan memeriksa," kata Surya, Kamis (17/11/2022).


Kepala Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Penataan Ruang Kota Medan selaku Pengguna Anggaran, Pejabat Pembuat komitmen (PPK) dan pihak rekanan dinilainya yang paling bertanggung jawab.


Menurut Surya meskipun Walikota Medan berjanji akan melakukan perbaikan ulang dan memberikan sanksi tegas kepada pihak rekanan, APH terkhusus Kejari Medan harus berani bersikap.


Apalagi bangunan itu berada di kantor Kejari Medan.


“Jangan sampai penelusuran terkait potensi pelanggaran hukum dalam proses tender sampai dengan pengerjaan tidak dilakukan hanya karena Walikota berjanji akan melakukan perbaikan ulang,” kata Surya.


Dari penelusurannya, pihak rekanan yang mengerjakan pembangunan gedung tersebut adalah CV. Barokah Utama.


Robohnya gedung itu dinilai memalukan, Dia curiga ada potensi perbuatan melawan hukum dalam pengerjaan proyek di kantornya aparat penegak hukum itu.


“Beruntung gedung itu belum sepenuhnya digunakan, jika tadinya sudah digunakan bisa kita bayangkan mungkin akan banyak putra terbaik bangsa para penegak hukum Kejari Medan yang menjadi korban dari reruntuhan bangunan," pungkas Surya.


Dilansir dari situs Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Kota Medan, Selasa 15 November 2022, pembangunan gedung tersebut menghabiskan anggaran sebesar Rp 2,4 miliar.


“Nilai pagu paket Rp 2.500.000.000, Nilai HPS paket Rp 2.499.746.000,” demikian tertuang dalam situs LPSE.


Penulis : Rudi


Editor : Novel