DPM

DPM

Polres

Polres

Balon Golkar

Balon Golkar
Selasa, 10 Januari 2023, 23:50 WIB
Last Updated 2023-01-10T17:05:49Z
KejariKorupsiPengadilanSubulussalam

Terdakwa Korupsi Revitalisasi Pasar Modern Subulussalam Divonis 1,6 Tahun Penjara

Suasana sidang putusan di Pengadilan Negeri Tipikor Banda Aceh . (Foto/Istimewa)

Aceh – nduma.id


Pengadilan Negeri Tipikor Banda Aceh menggelar Sidang Lanjutan Perkara Tindak Pidana Korupsi Kegiatan Pembangunan Revitalisasi Pasar Modern di Kecamatan Simpang Kiri Kota Subulussalam Tahun Anggaran 2015 dan 2016, Selasa (10/01/2023).


Sidang dengan Agenda Pembacaan Putusan.


Dalam amar putusan, hakim membaca terdakwa M. Isa dijatuhi hukuman penjara 1 Tahun 6 Bulan dan denda Rp. 50.000.000- Subsider 1 Bulan.


Sedangkan terdakwa Asrul Ali dijatuhi hukuman penjara selama 1 Tahun dan Denda Rp. 50.000.000,-


Terkait putusan, Jaksa Penuntut Umum Renaldho Ramadhan masih mempertimbangkan upaya banding.


"Kami masih pikir-pikir yang mulia," ujar Reinaldo Ramadhan di persidangan.


Putusan itu berbeda dengan tuntutan Jaksa Penuntut Umum pada Kejaksaan Negeri Subulussalam, dimana terdakwa M. Isa dituntut 8 Tahun penjara, denda Rp. 300.000.000,- subsider 6 bulan penjara. Membayar uang pengganti senilai Rp.4.870.718.345,42 dikurangkan dengan uang yang telah disetor ke rekening kas umum daerah kota subulussalam sejumlah Rp. 886.720.845,42.


Sehingga uang pengganti yang dibebankan kepada terdakwa menjadi Rp. 3.983.997.500,-


Sedangkan untuk Terdakwa T. Asrul Ali sebelumnya dituntut Jaksa Penuntut Umum dengan hukuman penjara selama 8 tahun dan denda Rp. 300.000.000 subsider 6 bulan.


Jaksa Penuntut Umum Reinaldo Ramadhan mengatakan pihaknya masih melakukan kajian atas vonis hakim terhadap kedua terdakwa.


Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Subulussalam ini tidak menampik kemungkinan tersangka lainnya.


"Kami masih harus melakukan kajian, sesuai fakta-fakta persidangan, ada kemungkinan, " kata Reinaldo Ramadhan.


Sidang dipimpin Ketua Majelis Hakim R. Hendral, dihadiri oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Renaldho Ramadhan serta menghadirkan kedua terdakwa masing-masing M. Isa dan T. Asrul Ali yang didampingi oleh kuasa hukumnya.


Reporter : Rudi

Editor : Yon