SMSI

SMSI
Jumat, 26 Januari 2024, 08:00 WIB
Last Updated 2024-01-26T01:00:47Z
Panen JagungPertanianSiantar

2024 Siantar Target Tanam Jagung 1.214 Hektar

Walikota Siantar dr Susanti mencoba mesin pemilpil Jagung. (Foto/Dok. Kominfo Siantar).

Walikota  Siantar Panen Jagung Bersama


SIANTAR - nduma.id


Wali Kota Pematangsiantar dr Susanti Dewayani SpA panen jagung bersama serta penyerahan alat mesin pertanian kepada kelompok tani, Rabu 24 Januari 2024 pagi.


Kegiatan itu di Kelurahan Sumber Jaya, Kecamatan Siantar Martoba, Kota Pematangsiantar, juga di hadiri Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kota Pematangsiantar Jurist Precisely Sitepu SH MH, serta Unsur Forkopimda.


Usai memanen dan mencoba mesin pemipil jagung, seorang ibu petani meminta topi caping bertanda tangan Wali Kota Pematangsiantar dr Susanti Dewayani SpA sebagai kenang-kenangan.


Plt Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Pematangsiantar Drs L Pardamean Manurung menyampaikan di tahun 2024 Pemko Siantar menarget tanam jagung seluas 1.214 hektar.


Target tersebut meningkat dari tahun sebelumnya yaitu 1.196 hektar.


Karenanya hari itu bantuan alat dan mesin pertanian diserahkan kepada kelompok tani berupa hand tractor 1 unit, cultivator 2 unit, corn sheller (pemipil jagung) 5 unit, dan hand sprayer  35 unit.


"Pada tahun anggaran 2024 kita mendapat alokasi bantuan benih yang bersumber dari APBN dan APBD Provinsi Sumatera Utara, yaitu benih jagung bersertifikat sebanyak 2.250 kilogram atau setara dengan luas tanam 150 hektar. Kemudian bantuan bibit padi sebanyak 1.250 kilogram untuk luas tanam 50 hektar," paparnya.


Beberapa kebijakan pro-petani sudah berjalan, di antaranya Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Pematangsiantar telah merehabilitasi 47 titik irigasi yang bersumber dari APBD Kota Pematangsiantar Tahun Anggaran (TA) 2023 dan 10 titik dari APBD Provinsi Sumut TA 2023.


Sementara dr Susanti dalam sambutannya menyampaikan perhatian yang diberikan Pemerintah Kota (Pemko) Pematangsiantar  pada bidang pertanian adalah wujud nyata harapan pemerintah atas kuatnya ketahanan pangan di kota.


dr Susanti menilai, sektor pertanian sangat berhubungan dengan lapangan pekerjaan, peningkatan kesejahteraan masyarakat, penurunan pengangguran, dan juga pemenuhan ketersediaan pangan.


Karena itu Susanti mengajak masyarakat untuk mengucapkan terima kasih kepada Presiden Republik Indonesia Joko Widodo yang menaruh perhatian pada Kota Pematangsiantar.


"Presiden kita terus menginstruksikan kami yang ada di daerah untuk terus mendukung dan mendorong pembangunan pada sektor pertanian. Beliau sangat fokus. Di depan kita ada alat yang baru-baru ini diberikan pada kita. Ini adalah bantuan pemerintah pusat," sebut dr Susanti.


Terkait hal itu, dr Susanti  mengajak para petani untuk bertahan dalam bidang pertanian.


Apalagi Pemko Pematangsiantar berdasarkan arahan pemerintah pusat melakukan penyusunan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) dan mewanti-wanti luas lahan pertanian yang terus berkurang.


Hadir pada acara ini,  sejumlah unsur Forkopimda Pematangsiantar, Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Pematangsiantar, mewakili Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Pematangsiantar, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kota Pematangsiantar Zainal Siahaan SE MM, sejumlah pimpinan OPD, dan para camat.


Penulis: Ari

Editor : Rudi