SMSI

SMSI
Jumat, 26 Januari 2024, 08:10 WIB
Last Updated 2024-01-26T01:15:06Z
Peltih PramukaPendidikanSiantar

Pelatih Pramuka Provinsi Sumut Berpulang, Walikota Siantar Sampaikan Duka

Walikota Siantar menyampaikan bela sungkawa. (Foto/Dok. Kominfo Siantar).

SIANTAR - nduma.id


Wali Kota Pematangsiantar dr Susanti Dewayani SpA bersama Ketua Dekranasda Pematangsiantar H Kusma Erizal Ginting SH turut melepas pemberangkatan jenazah almarhum M Akhiri Trisko ke pemakaman.


Tokoh Pramuka M Akhiri Trisko berpulang pada Selasa 23 Januari 2024 pagi usai sholat Subuh.


Jenazahnya di berangkatkan dari rumah duka di Jalan Durian Raya Perumnas Baru VI, Kabupaten Simalungun, Selasa 23 Januari 2024 siang.


"Saya di sini bersama jajaran Pemko Pematangsiantar merasa turut berduka cita yang sedalam-dalamnya. Kiranya arwah Beliau diterima di sisi Allah SWT," sebut dr Susanti sembari menangis.


Susanti mengaku sedih  karena kehilangan almarhum yang hingga di hari tuanya sangat peduli dengan Pramuka di Kota Pematangsiantar.


Sementara itu, Erizal Ginting yang juga Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Pematangsiantar mengaku terpukul dan merasa kehilangan tokoh Pramuka.


Dengan meneteskan air mata, Erizal mengatakan banyak tugas yang diemban almarhum yang terlihat sangat bersahaja di masa hidupnya.


"Pada hari ini kita sepakat hadir untuk melepas orangtua kita, abang kita, kakek kita, saudara kita yang sudah dipanggil oleh Allah SWT. Kita tidak ada apa-apanya. Insya Allah kita sepakat beliau kembali dalam keadaan Husnul Khotimah," sebut Erizal.


Ditambahkannya, almarhum semasa hidupnya banyak melakukan tugas dengan penuh tanggung jawab.


"Kita sangat kehilangan. Banyak rancang bangun buah pikir beliau. Kiranya itulah menjadi amal jariyah beliau menghadap Sang Khalik. Beliau kaya beribadah, mari kita lepas kepergian beliau," sebut Erizal.


Pemberangkatan jenazah diiringi prosesi penghormatan oleh Pramuka Kwarcab Pematangsiantar


Dari riwayat hidup yang dibacakan pihak keluarga, M Akhiri Trisko tutup usia 67 tahun dan lahir di Solok, Sumatera barat lahir pada tanggal 27 Mei.


Ia meninggalkan istri M Chaniago, seorang anak, serta 4 cucu.


Almarhum pernah menjadi Pembina Pramuka Gugus Depan 047/048 SMPN 1 Pematangsiantar tahun 1982.


Ia juga guru di sekolah tersebut, sempat menjabat Wakil Kepala SMPN 1 dan Kepala SMPN 2 Pematangsiantar. Almarhum juga pernah menjadi korps pelatih Pramuka Provinsi Sumatera Utara (Sumut), Kapusdiklat Korps Kwarcab Pematangsiantar, dan Waka Binawasa Kwarcab Pematangsiantar.


Penulis: Ari

Editor : Rudi