Demokrat

Demokrat

Wahyu Sagala

Wahyu Sagala

Halim Lumban Batu

Halim Lumban Batu

Pemko Siantar

Pemko Siantar
Kamis, 07 Maret 2024, 18:02 WIB
Last Updated 2024-03-07T11:02:25Z
BasarnasDairiDanau TobaTenggelam

Tim SAR Gabungan Evakuasi Korban Tenggelam di Tao Silalahi

Korban di evakuasi ke rumah duka. (Foto/Istimewa).

DAIRI - nduma.id


Tim SAR gabungan menemukan pria paruh baya yang dilaporkan tenggelam di Danau Toba pada Selasa, 5 Maret 2024 kemarin.


Pria itu di temukan siang tadi sekira pukul 14.28 WIB, Kamis, 7 Maret 2024.

 

Tim menemukan korban kondisi meninggal dunia kemudian dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga.


"Ditemukan sekitar pukul 14.28 WIB tidak jauh dari lokasi korban dinyatakan tenggelam," kata Koordinator Pos SAR Parapat Danau Toba, Hisar Turnip.


Korban katanya ditemukan dalam keadaan mengapung setelah sebelumnya tim melakukan manuver menggunakan LCR di sekitar lokasi.


"Selanjutnya korban langsung dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga." tandas Hisar.


Sebelumnya, pada Selasa, 5 Maret 2024, korban Robin Simanjorang (56) warga Desa Paropo, Kecamatan Silahisabungan, Kabupaten Dairi dilaporkan hilang karena tenggelam di Danau Toba saat akan mengambil drum yang berada di dalam air.


Kemudian korban diduga kram dan tidak sanggup berenang ke tepi.


Warga sekitar dan pemerintah setempat telah melakukan pencarian namun korban tak kunjung ditemukan hingga akhirnya pihak keluarga melaporkan kejadian tersebut kepada Pos SAR Parapat Danau Toba.


Pos SAR Parapat Danau Toba kemudian memberangkatkan tim pencarian sebanyak 6 orang menggunakan Regead Inflatable Boat (RIB) menuju Desa Paropo.


Kemudian bergabung dengan Tim SAR melakukan pencarian.


Tim pencarian membawa peralatan water rescue seperti alat selam dan Aqua Eyes.


Pencarian dilakukan dengan melakukan penyelaman dan menggunakan alat pendeteksi sonar dibawah permukaan air. 


Koordinator Pos SAR Parapat Danau Toba, Hisar Turnip, S.E, menyampaikan bahwa Pos SAR Parapat Danau Toba siap untuk membantu dalam upaya pencarian manusia yang hilang atau terjebak di perairan dan memberikan bantuan selama 24 jam. 


Di samping itu, ia berharap agar masyarakat selalu berhati-hati dan waspada dalam beraktifitas di area perairan, serta mematuhi aturan dan petunjuk keselamatan. 


Penulis : Rudi

Redaktur : Son