Halim Lumban Batu

Halim Lumban Batu

Wahyu Sagala

Wahyu Sagala

Pemko Siantar

Pemko Siantar
Minggu, 23 Juni 2024, 21:25 WIB
Last Updated 2024-06-25T06:31:05Z
budayaSenimanSianțar

Hamam Soleh : Kegiatan Festival Seni Budaya di Pematangsiantar Terus Dilanjutkan

Walikota Pematangsiantar memukul gendang. (Foto/Istimewa).

Siantar - nduma.id


Pemerintah Kota (Pemko) Pematangsiantar melalui Dinas Pariwisata bakal menggelar Festival Seni Budaya Temu Tengah Kota Pematangsiantar setiap Minggu. 


Soft opening Festival Seni Budaya Temu Tengah Kota Pematangsiantar langsung dipimpin Wali Kota Pematangsiantar dr Susanti Dewayani SpA bersama Ketua Dekranasda H Kusma Erizal Ginting SH, Sekda Junaedi Antonius Sitanggang SSTP MSi, serta perwakilan Forkopimda dengan melakukan pemukulan gondang secara bersamaan, di halaman depan Kantor Dinas Arsip dan Perpustakaan, Jalan Merdeka, Pematangsiantar.


Acara pembukaan diawali penampilan tarian Simalungun.


dr Susanti dalam sambutannya menyampaikan rasa bangga melihat antusias para seniman dan seniwati yang ada di Kota Pematangsiantar dalam meramaikan acara Soft Opening Festival Seni Budaya Temu Tengah Kota Pematangsiantar. 


dr Susanti mengaku bangga dan terharu melihat antusias para seniman dan seniwati yang ada di Kota Pematangsiantar. 


Ia menyampaikan, temu tengah adalah salah satu titik tengah antara Jalan WR Supratman dengan Jalan Merdeka, namun juga memiliki arti tempat pertemuan para seniman di Kota Pematangsiantar untuk mengapresiasi serta menunjukkan kebolehannya menampilkan kreativitas seni dan budaya.


Lebih lanjut dr Susanti mengatakan, Soft Opening Festival Seni Budaya Temu Tengah merupakan langkah awal  dan akan menjadi agenda rutin Pemko Pematangsiantar melalui dinas pariwisata.


“Festival Seni Budaya Temu Tengah ini akan menjadi tempat, ajang, dan wadah kreativitas dan bakat-bakat terpendam para seniman,” sebutnya, Sabtu (22/6/2024).


Susanti mengapresiasi kerja keras dalam mempersiapkan penampilan yang menarik dan menghibur itu. 


"Mari kita berikan dukungan dan apresiasi yang setinggi-tingginya untuk semangat mereka. Kegiatan seperti ini banyak sekali manfaatnya untuk para generasi muda dalam menghindari kenakalan remaja, yang kemudian saling memberikan semangat, saling memotivasi, kemudian saling sharing bagi para seniman,” sambungnya.


dr Susanti menegaskan, Festival Seni Budaya Temu Tengah akan menjadi agenda rutin setiap minggunya dari Pemko Pematangsiantar melalui dinas pariwisata.


"Untuk itu terima kasih sekali lagi kami ucapkan atas kerjasamanya, dan juga terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung kegiatan ini. Semoga kegiatan ini akan terus berkelanjutan yang tentunya akan semakin baik lagi kita kemas kegiatan seni dan budaya ini," kata dr Susanti.


Sebelumnya, Kepala Dinas Pariwisata Kota Pematangsiantar M Hamam Soleh AP dalam laporannya menyampaikan, Kota Pematangsiantar harus menjadi Kota Destinasi.


Menurutnya, Festival Seni Budaya Temu Tengah ini terinspirasi dari beberapa kota yang sudah menggelar kegiatan seperti ini. 


Misalnya, di Yogyakarta ada pendopo lawas yang memberikan wahana kepada masyarakat dan seniman untuk berkreasi.


"Inilah yang baru kami mampu berikan, dengan swadaya dan kerjasama semua pihak. Maka dari itu saya mengucapkan terima kasih kepada teman-teman, baik jajaran Dinas Pariwisata dan kepada para seniman yang turut ambil bagian dalam memeriahkan kegiatan ini," tuturnya.


Hamam mengutarakan, kegiatan ini memiliki tiga sasaran. 


Pertama, menjadi wadah bagi komunitas generasi muda dan anak-anak seniman di Kota Pematangsiantar, baik tarian, penyanyi, band, dan puisi. 


Kedua, dengan kegiatan ini para pedagang bisa berkolaborasi dan bisa juga mengembangkan usahanya. 


"Terakhir, sasaran kita agar masyarakat punya tempat untuk hiburan yang murah meriah. Semoga ini bisa kami melaksanakan dengan sebaik-baiknya," sebut Hamam.


Hamam juga berharap tempat ini bisa menjadi milik bersama. 


Sehingga ketika ada pengunjung ke Kota Pematangsiantar bisa menikmati talenta anak-anak muda Pematangsiantar yang tidak kalah kreatif dan tidak kalah intelektualnya. 


"Mungkin dengan wadah seperti ini dan wadah-wadah lainnya, kita bisa meminimalisir kenakalan anak-anak remaja Kota Pematangsiantar," tandasnya.


Ada 3 tim yang tampil dalam Soft Opening Festival Seni Budaya Temu Tengah, yakni Sanggar Tari SMP Negeri 4, Vemoz Band, dan Jabu Habinsaran.


Penampilan Gual Panrahot dan Dihar dari Jabu Habinsaran membuat penonton terpukau dan memberikan tepuk tangan cukup meriah.


Hera br Napitupulu dari manajemen Jabu Habinsaran mengucapkan terima kasih kepada dr Susanti yang memberikan dukungan penuh terwujudnya acara tersebut.


Ia optimis, melalui Festival Seni Budaya Temu Tengah akan menjadi salah satu pendukung sehingga Destinasi Yes Transit No untuk Kota Pematangsiantar segera terwujud. 


"Kita juga berharap kegiatan ini terus dilanjutkan, agar menjadi tempat anak-anak kota Pematangsiantar berkreasi,” tukasnya.


Hadir pada kegiatan tersebut, sejumlah unsur Forkopimda, Ketua Kormi Kota Pematangsiantar Aprial Muhammad Rizaldi Ginting SH, para pimpinan OPD Pemko Pematangsiantar, perwakilan pimpinan BUMN, BUMD, perbankan, serta para pedagang dan Masyarakat. 


Penulis : Ari

Redaktur : Rudi