Halim Lumban Batu

Halim Lumban Batu

Wahyu Sagala

Wahyu Sagala

Pemko Siantar

Pemko Siantar
Rabu, 26 Juni 2024, 23:36 WIB
Last Updated 2024-06-27T01:38:16Z
Kompetensi GuruPendidikanSiantar

Susanti Dahulukan Kesejahteraan Sebelum Kompetensi Guru di Pematangsiantar

Pelantikan Pengurus Daerah Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (HIMPAUDI) Kota Pematangsiantar Masa Bakti 2024-2028. (Foto/Istimewa).

Siantar - nduma.id


Wali Kota Pematangsiantar dr Susanti Dewayani SpA menegaskan dan menugaskan Dinas Pendidikan (Disdik) untuk memperhatikan kesejahteraan  para guru.


Menurut dr Susanti, guru-guru harus diperhatikan kesejahteraannya, ketenangannya, dan kemakmurannya.


"Bagaimana mau mengajar kalau hati tidak tenang. Kita bisa konsentrasi mengajar lebih optimal apabila kita sudah sejahtera. Untuk itu saya selaku wali kota atau kami dari Pemerintah Kota Pematangsiantar akan terus mendukung untuk meningkatkan kesejahteraan para guru, termasuk guru PAUD," sebut dr Susanti dalam sambutannya pada acara Pelantikan Pengurus Daerah Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (HIMPAUDI) Kota Pematangsiantar Masa Bakti 2024-2028, di Gedung Dharma Wanita Persatuan (DWP), Jalan Porsea Pematangsianțar, Rabu (26/06/2024) sore.


Dilanjutkan dr Susanti, setelah tingkat kesejahteraan diperhatikan, maka tentunya kompetensi kemampuan para guru juga harus diperhatikan.


"Tadi sudah disampaikan ada beberapa institusi lembaga pendidikan yang membantu, paling tidak S1," tukasnya.


"Maka dari itu kami dari Pemko  Pematangsiantar melalui Dinas Pendidikan sangat mendukung dan memberi ruangan yang bebas, memberi keleluasaan kepada para guru, termasuk guru PAUD untuk mengikuti diklat, mengikuti pendidikan-pendidikan tambahan, dan keterampilan-keterampilan tambahan. Ini sudah kami arahkan serta instruksikan kepada Dinas Pendidikan untuk menjadi agenda rutin  dalam hal memperluas pengetahuan dan kompetensi para guru," tambah dr Susanti.


Masih kata dr Susanti, HIMPAUDI merupakan organisasi independen yang menghimpun unsur pendidik dan tenaga kependidikan untuk meningkatkan profesionalisme pendidik serta tenaga kependidikan anak usia dini.


"Kita mengetahui Pendidikan Anak Usia Dini adalah pendidikan anak-anak yang mungkin antara 3, 5, atau 6 tahun, bahkan ada anak yang berumur 2 tahun. Artinya, di sinilah peran strategis, peran yang sangat penting bagi kaum ibu dan kaum para guru pendidik untuk mengantarkan anak-anak ini menjadi generasi penerus bangsa serta menyiapkan Generasi Emas Indonesia Tangguh 2045," terang dr Susanti.


Pada kesempatan tersebut dr Susanti mengucapkan selamat atas pengukuhan dan pelantikan para pengurus HIMPAUDI Kota Pematangsiantar.


"Selamat menjalankan tugas dan tanggung jawab dalam mengemban amanah serta telah mewakafkan dirinya di dalam program kerja organisasi Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini (HIMPAUDI) ini. Beri kontribusi nyata dan inovasi dalam kehidupan kebangsaan," tukas dr Susanti.


dr Susanti juga menyinggung angka Stunting di Kota Pematangsiantar saat ini 7,7 persen. Sedangkan di Provinsi Sumatera Utara 18,9 persen, dan angka Stunting nasional 21,5 persen.


"Alhamdulillah Kota Pematangsiantar sudah komit di dalam pendidikan anak usia dini, termasuk di dalam penurunan angka Stunting," tuturnya.


dr Susanti menitipkan anak-anak generasi emas Kota Pematangsiantar kepada para  guru pendidik tang merupakan pahlawan dengan banyak tanda jasa atas dedikasinya dengan hati yang tulus telah membimbing anak-anak.


"Sehingga harapan kita anak-anak kita ke depannya menjadi Generasi Emas 2045 dan menjadi pemimpin serta penerus bangsa ini," pungkas dr Susanti. 


Selanjutnya dr Susanti bersama Ketua Pimpinan Wilayah HIMPAUDI Provinsi Sumut Tetty Muharmi SPsi MPd dan mewakili Pengurus TP PKK Kota Pematangsiantar Ny Penta Junaedi Sitanggang menyematkan pin jabatan kepada Ketua dan Pengurus HIMPAUDI Kota Pematangsiantar.


Pengukuhan Pengurus HIMPAUDI Kota Pematangsiantar Masa Bakti 2024-2028 diawali penampilan tari-tarian berbagai daerah oleh guru-guru PAUD.


Sementara itu, Ketua Pimpinan Wilayah HIMPAUDI Provinsi Sumut Tetty Muharmi SPsi MPd dalam sambutannya mengingatkan, ikrar yang diucapkan saat pelantikan bukan sekadar ucapan. Namun harus menjadi kesaksian, baik di hadapan manusia maupun Tuhan, sehingga harus dapat dipertanggungjawabkan.


“Teruslah menjalin komunikasi dengan pemerintah, organisasi kemasyarakatan, dan tokoh-tokoh lain. Selain dapat menjaga tali silaturahmi, HIMPAUDI dapat mengoptimalkan perannya untuk menjadi salah satu lokomotif dalam membantu mengembangkan pendidikan kepada anak-anak Generasi Emas 2045 sebagai penerus bangsa,” ucapnya.


Ia berharap pengurus yang baru dapat terus bersinergi mendukung program pemerintah dalam mewujudkan Generasi Emas 2045, khususnya generasi muda di Kota Pematangsiantar.


Sebelumnya Ketua HIMPAUDI Kota Pematangsiantar Masa Bakti 2024-2028 Sondang Siregar SPd MPsi menyampaikan,  selalu ketua terpilih ia mengucapkan banyak terima kasih kepada panitia pelaksana.


Menurutnya, Pendidikan Anak Usia Dini merupakan suatu upaya pembinaan yang ditunjukkan kepada anak sejak lahir sampai usia 6 tahun yang dilakukan melalui pemberian rangsangan pendidikan untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan jasmani dan rohani, agar anak memiliki kesiapan dalam memasuki pendidikan selanjutnya.


"Pendidikan Anak Usia Dini sangatlah penting karena merupakan masa keemasan. Jadi kami sebagai pendidik anak usia dini banyak dituntut untuk menstimulasi anak usia dini," terangnya seraya mengucapkan terima kasih kepada dr Susanti yang selalu memperhatikan dan peduli terhadap para guru dan masyarakat Kota Pematangsiantar.


Penulis : Ari

Redaktur : Rudi